Suara.com - Kram otot merupakan kondisi umum di mana setiap orang bisa mengalaminya. Secara medis, nyeri otot bisa disebabkan oleh olahraga berlebihan, dehidrasi, hingga cedera ringan. Kram otot sering dialami oleh atlet dan orang dengan jadwal olahraga yang intens.
Selain menjaga asupan cairan yang cukup dan mengonsumsi makanan bergizi, atlet sering kali menggunakan pengobatan rumahan untuk meredakan kram otot seperti meregangkan dan memijat otot, mengompres es, mandi garam Epsom, atau bahkan minum obat.
Selain pengobatan rumahan tersebut, ada beberapa buah yang bekerja meredakan kram otot. Berikut dilansir dari Indian Express.
1. Semangka
Tak hanya lezat dan menyegarkan, semangka juga salah satu makanan terbaik untuk meredakan kram otot. Semangka kaya akan air dan mineral seperti kalium dan magnesium yang dibutuhkan untuk menjaga keseimbangan cairan-elektrolit tubuh.
Di sisi lain, semangka secara alami kaya akan citrulline, asam amino yang bermanfaat untuk memperlancar aliran darah. Fakta ini didukung oleh penelitian di Spanyol yang dilakukan pada tahun 2013 di mana 500 ml jus semangka menunjukkan pemulihan yang lebih baik dan mengurangi nyeri otot di antara para atlet.
2. Alpukat
Alpukat mengandung lemak baik bersama dengan elektrolit seperti kalium dan magnesium yang membantu mengurangi kram otot dan meningkatkan kontraksi otot.
3. Pisang
Baca Juga: 5 Jenis Camilan Sehat, Cocok Dikonsumsi Remaja dalam Pertumbuhan!
Pisang banyak dikonsumsi oleh atlet maupun penyuka olahraga untuk mengatasi kram otot. Ini sering dikonsumsi sebelum latihan karena sifat pemberi energi dan kaya kandungan mineral seperti kalsium, kalium, dan magnesium untuk menjaga keseimbangan elektrolit. Mineral yang ada dalam pisang membantu menjaga keseimbangan elektrolitik, sehingga mencegah kram.
4. Pepaya
Pepaya adalah buah kaya kalium dan magnesium, dianggap baik untuk meredakan kram otot. Kandungan serat pepaya juga menjaga kesehatan usus tetap kuat, meredakan masalah pencernaan, memperkuat sistem kekebalan karena kandungan vitamin A yang tinggi, dan meningkatkan kesehatan pencernaan secara keseluruhan.
5. Air kelapa
Air kelapa merupakan sumber kalium yang kaya dan juga mengandung kalsium, natrium, magnesium, dan fosfor. Minuman alami ini enak dan membantu mencegah kram. Karena adanya asam amino seperti alanin, arginin, sistein; air kelapa mengurangi stres dan mendukung pemulihan otot.
Sebuah studi yang diterbitkan dalam Journal of the International Society of Sports Nutrition pada tahun 2012 menemukan bahwa air kelapa efektif dalam menjaga hidrasi dan performa olahraga saat diberikan kepada atlet terlatih.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
Terkini
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?