Bukti menunjukkan bahwa semakin banyak alkohol yang diminum seseorang maka semakin tinggi risiko terkena jenis kanker tertentu, termasuk kanker kepala dan leher, payudara, hati, dan kolorektal.
"Jika Anda benar-benar ingin menghilangkan risiko kanker dari alkohol,maka hindarilah alkohol," kata Therese Bevers, MD, direktur medis Pusat Pencegahan Kanker di MD Anderson Cancer Center, mengatakan kepada Health.
"Tapi, karena banyak orang ingin minum alkohol, kami merekomendasikan rata-rata satu minuman atau kurang per hari untuk wanita dan dua minuman atau kurang sehari untuk pria," imbuhnya.
4. Batasi Asupan Daging Olahan
Badan Internasional untuk Penelitian Kanker (IARC) yang merupakan badan kanker dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyimpulkan pada tahun 2014 bahwa makan daging merah dan olahan dalam jumlah besar dapat meningkatkan risiko pengembangan jenis kanker tertentu.
"Salah satu masalah terbesar adalah daging olahan mengandung nitrat yang telah diidentifikasi sebagai karsinogen," kata Dr. Bevers.
5. Aktivitas Fisik
Aktif secara fisik dapat mengurangi risiko kanker Anda dengan cara membantu mempertahankan berat badan yang sehat. Kelebihan berat badan atau obesitas meningkatkan risiko beberapa kanker, termasuk payudara, usus besar dan rektum, endometrium, kerongkongan, pankreas, hati, dan ginjal.
American Cancer Society (ACS) merekomendasikan melakukan 150 hingga 300 menit aktivitas fisik dengan intensitas sedang seminggu atau 75 hingga 150 menit aktivitas fisik intensitas kuat setiap minggu.
Baca Juga: Khusus Perempuan, Menabung di Bank Kini Bisa Dapat Asuransi Kanker
6. Konsumsi Makanan Beragam
Tidak ada pola makan tertentu yang dianggap berfungsi sebagai antikanker, tetapi makan campuran nutrisi yang baik dapat menurunkan peluang Anda terkena kanker
ACS secara khusus merekomendasikan makan ini untuk menurunkan risiko Anda mengidap kanker:
- Makanan tinggi vitamin, mineral, dan nutrisi lainnya
- Makanan rendah kalori
- Variasi sayuran yang berwarna-warni, terutama sayuran hijau tua, merah, dan orany
- Kacang-kacangan kaya serat
- Variasi buah yang berwarna-warni
- Biji-bijian utuh dan beras merah
ACS juga merekomendasikan untuk membatasi daging merah dan olahan, minuman manis, dan makanan olahan lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Bukan Sekadar Estetik, Air Treatment Norium by AZKO Bantu Jaga Kesehatan Bayi di Rumah
-
WHO Tetapkan Wabah Ebola di Kongo Darurat Internasional, Risiko Kematian 32,5 Persen
-
Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh
-
Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek
-
Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini
-
Tuba Falopi Istri Diangkat, Program IVF Wujudkan Mimpi Aktor Rifky Alhabsyi Punya Anak
-
Waspada Penyakit Virus Ebola: Kenali Gejala Awal dan Langkah Pencegahannya
-
Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga
-
Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental
-
Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026