Suara.com - Puasa tidak hanya dilakukan saat bulan Ramadan. Sejumlah orang melakukannya untuk berbagai alasan, seperti diet atau memperbaiki pola makan.
Rupanya berpuasa memang dapat memberikan dampak baik bagi tubuh. Berpuasa dipercaya dapat memberikan beberapamanfaat kesehatan, mulai dari penurunan berat badan hingga fungsi otak yang lebih baik.
Dilansir dari Healthline, berikut beberapa manfaat berpuasa bagi kesehatan, di antaranya:
1. Mengontrol gula darah
Beberapa penelitian menemukan, puasa dapat meningkatkan kontrol gula darah. Hal ini sangat berguna kepada seseorang yang berisiko terkena diabetes.
Dengan berpuasa dapat menurunkan kadar gula darah dalam tubuh. selain otu, berpuasa juga membatasi asupan kalori sehingga akan mengurangi resistensi insulin.
Penurunan resistensi insulin memungkinkan tubuh mengangkut glukosa dari aliran dalah ke sel menjadi lebih efisien.
2. Melawan peradangan
Berpuasa dipercaya dapat mengurangi peradangan dalam tubuh dan meningkatkan kesehatan.
Baca Juga: Studi: Puasa Intermiten Tak Efektif Pangkas Lemak Perut
Hal ini juga berguna untuk mencegah berkembangnya berbagai penyakit kronis, seperti jantung, kanker, dan rheumatoid arthritis.
3. Meningkatkan kesehatan jantung
Dalam sebuah studi mengungkapkan, puasa akan mengurangi kada kolesterol jahat di dalam tubuh. Hal tersebut juga berpengaruh terhadap kesehatan jantung.
Seperti yang kita ketahui, penyakit jantung adalah salah satu penyebab kematian terbesar di dunia. Oleh karena itu, dengan berpuasa dapat menghindari diri dari berbagai penyakit jantung.
4. Meningkatkan fungsi otak
Beberapa penelitian menunjukkan, puasa berpengaruh terhadao kesehatan otak. Berpuasa akan meningkatkan fungsi dan struktur otak.
Berita Terkait
-
Niat Puasa Syawal dan Senin Kamis, Apakah Boleh Menggabungkan Keduanya?
-
Bacaan Niat Puasa Qadha Ramadan di Bulan Syawal
-
Bolehkah Puasa Syawal Digabung dengan Puasa Senin Kamis? Ini Penjelasannya
-
5 Keutamaan Puasa Syawal 6 hari dan Maanfaatnya Bagi Umat Islam
-
Niat Puasa Syawal Sekaligus Senin Kamis dan Qadha Ramadhan, Bolehkah Digabung?
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
Terkini
-
Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu
-
Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa
-
Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif
-
Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak
-
Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat
-
Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan
-
Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan
-
96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan
-
Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak
-
Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan