Suara.com - Minum soda memang sudah dikenal tak sehat. Namun bagi mereka menderita kanker payudara, soda bisa memberikan efek yang lebih berisiko.
Sebuah studi baru yang diterbitkan dalam Cancer Epidemiology, Biomarkers & Prevention menunjukkan bahwa pasien kanker payudara dapat berisiko lebih tinggi mengalami kematian jika mereka minum soda yang dimaniskan dengan gula.
Melansir dari Eat This, studi observasi ii mengikuti 927 perempuan antara usia 35 hingga 79 yang telah didiagnosis dengan kanker payudara selama hampir 19 tahun. Dengan mengisi kuesioner frekuensi makanan, partisipan memberi peneliti gambaran tentang asupan makanan dan minuman mereka selama 12 hingga 24 bulan sebelum diagnosis.
Dibandingkan dengan rekan-rekan mereka yang melaporkan jarang atau tidak pernah minum soda manis, perempuan yang minum soda non-diet (manis) lima kali atau lebih per minggu memiliki kemungkinan 62 persen lebih tinggi untuk meninggal karena sebab apapun. Mereka juga 85 persen lebih mungkin meninggal karena kanker payudara.
Penting untuk diperhatikan bahwa soda diet tidak menghasilkan efek yang sama dengan soda non-diet.
"Soda non-diet adalah penyumbang gula tertinggi dan kalori ekstra untuk makanan, tetapi minuman ini tidak membawa hal lain yang bermanfaat secara nutrisi," penulis pertama Nadia Koyratty, seorang kandidat PhD di Departemen Epidemiologi dan Kesehatan Lingkungan dari Universitas. di Buffalo.
Meskipun mereka membanggakan sedikit kalori, soda tidak menawarkan nilai gizi sehingga sering disebut kalori kosong.
Karena soda sangat tinggi dalam sukrosa dan gula fruktosa, makasering mengonsumsi minuman yang sangat terkonsentrasi ini berpotensi menyebabkan kondisi kesehatan lain yang terkait dengan peningkatan risiko kanker payudara,termasuk diabetes tipe 2.
Baca Juga: Keseringan Minum Soda, Gigi Perempuan Ini Nyaris Rontok Semua
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
Terkini
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi
-
Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea
-
Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat