Suara.com - Sebagian orang mungkin masih awam ketika mendengar NICU atau Neonatal Intensive Care Unit. Tapi, bagi orangtua dengan bayi premtaur, perawatan NICU menjadi vital untuk menunjang kehidupan.
NICU sendiri merupakan unit perawatan intensif untuk bayi baru lahir yang memerlukan perawatan khusus seperti bayi prematur, bayi berat lahir rendah, bayi dengan kelainan bawaan, bayi dengan gangguan pernapasan.
Dalam webinar, Jumat, (19/3/2021), Pimpinan NICU dan koordinator klinik laktasi Siloam Hospitals Kebon Jeruk Dr. dr. Naomi Esthernita F. Dewanto, Sp.A (K), mengatakan bahwa beragam kasus yang pernah ditangani oleh NICU Siloam Hospitals Kebon Jeruk antara lain bayi dengan gangguan pernapasan, kelainan jantung, dan kelainan bawaan lainnya seperti lahir tanpa anus.
Selain itu, tim yang terlibat dalam perawatan NICU juga pernah menangani kasus kompleks yakni kondisi bayi prematur BBLSR (Berat Badan Lahir Sangat Rendah) yang disertai kelainan yaitu penyakit membran hialin, kelainan jantung bawaan, infeksi berat, usus terpuntir, penyakit paru kronis, dan hernia. Kondisi seperti ini tentunya perlu diberikan penanganan intensif, komprehensif, dan solid di NICU untuk mendapatkan hasil optimal.
“Penanganan kasus-kasus di NICU yang kompleks memerlukan kerja sama tidak hanya dari tim medis, tapi juga orang tua yang berperan penting dalam proses perawatan, salah satunya mendukung ASI eksklusif,” ujar pimpinan NICU dan koordinator klinik laktasi Siloam Hospitals Kebon Jeruk Dr. dr. Naomi Esthernita F. Dewanto, Sp.A (K).
Dorongan agar orang tua ikut berjuang terhadap kasus-kasus yang dialami bayi di NICU menjadi tema yang disorot pada peringatan ulang tahun NICU ke-11 dengan tajuk ‘Born Fighter’.
Tim NICU Siloam Hospitals Kebon Jeruk secara khusus mengajak para orangtua terutama yang memiliki kehamilan berisiko seperti kehamilan dengan kelainan bawaan pada janin, pertumbuhan janin terhambat, ibu dengan hipertensi, dan sejenisnya untuk tidak menyerah dan berjuang bersama.
Salah satu bentuk dukungan NICU Siloam Hospitals Kebon Jeruk kepada orang tua adalah senantiasa mengimbau orang tua untuk rutin memeriksakan kehamilannya (antenatal care) di fasilitas kesehatan terpadu sebagaimana yang dikatakan oleh dokter spesialis kebidanan dan kandungan Siloam Hospitals Kebon Jeruk dr. Stephen V. Mandang, Sp.OG.
“Pemeriksaan rutin selama kehamilan atau antenatal care untuk ibu hamil penting untuk memantau kesehatan ibu dan janin. Selain itu, jika ditemukan kondisi ibu dengan kehamilan berisiko tinggi dapat memilih layanan NICU untuk perawatan khusus calon buah hati," kata dia.
Baca Juga: Weladalah! Warga Tuban Nemu Bayi Lucu di Bawah Pohon Bambu Tepi Jalan
Selain memantau kehamilan dan persalinan, orang tua juga didorong untuk memperhatikan tumbuh kembang bayi, terutama bayi dengan risiko tinggi seperti lahir prematur, perawatan pasca-NICU, kondisi down syndrome, dan sejenisnya.
“Pemantauan berkala dan keseluruhan ini berguna untuk mendeteksi dini jika terjadi hambatan dalam tumbuh kembang seperti keterlambatan motorik, keterlambatan bicara, dan lain-lain sehingga dapat diatasi dengan cepat dan tepat,” ujar dokter spesialis kedokteran fisik dan rehabilitasi medik Siloam Hospitals Kebon Jeruk dr. Indah Retno Wardhani, Sp.KFR.
Pada momen peringatan ulang tahun ke-11 NICU, Siloam Hospitals Kebon Jeruk berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan dan perawatan komprehensif dan holistik kepada orang tua dan bayi, serta mendorong para orang tua terutama yang memiliki kehamilan berisiko untuk berjuang bersama mewujudkan generasi penerus bangsa yang sehat dan kuat.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak
-
Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat
-
Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan
-
Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan
-
96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan
-
Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak
-
Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan
-
Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari
-
Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit
-
Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya