Suara.com - Air mani kerap keluar saat seorang laki-laki melakukan aktivitas seksual baik masturbasi atau hubungan penetrasi. Tapi ternyata warna air mani dapat menunjukkan kesehatan seseorang.
Sementara itu, penderita diabetes ternyata juga wajib menjaga kebersihan mulut. Kira-kira apa sebabnya. Dua berita tadi merupakan kabar terpopuler di kanal health Suara.com. Berikut ini kabar terpopuler lainnya.
1. Selalu Perhatikan, Warna Air Mani Dapat Menunjukkan Kesehatan Anda
Semen atau air mani dan sperma merupakan dua hal yang berbeda. Semen merupakan cairan berwarna putih keruh yang dikeluarkan dari uretra dan penis saat ejakulasi. Cairan ini terdiri dari sel sperma bergerak (spermatozoa) dan cairan seminal.
Fungsi cairan seminal adalah untuk mengangkut sel sperma dan meningkatkan pembuahannya. Berdasarkan Verywell Health, air mani normal mungkin berwarna putih pucat atau agak kuning.
2. Penderita Diabetes Wajib Jaga Kebersihan Mulut, Ini Sebabnya!
Penderita diabetes memiliki daya tahan tubuh yang rendah terhadap infeksi dan proses penyembuhan penyakit lebih lambat.
Sehingga mereka lebih cenderung memiliki masalah kesehatan mulut. Menurut International Diabetes Federation (IDF), lebih dari 90 persen penderita diabetes pada tahun 2020 memiliki beberapa jenis masalah kesehatan mulut, seperti yang disebut dalam studi Open Access Macedonian Journal of Medical Sciences.
Baca Juga: Yayasan Yatim di Tangsel Disegel: Pekerjakan Remaja, Cari Sumbangan
3. Update Covid-19 Global: Genjot Vaksinasi, Angka Kematian Inggris Turun
Program vaksinasi Covid-19 terus digalakan diseluruh dunia untuk menghambat penularan virus corona. Lebih dari satu tahun pandemi Covid-19 terjadi, virus corona SARS Cov-2 itu telah menginfeksi 123,84 juta orang di dunia.
Dari data tersebut, sebagaimana tertulis pada situs worldometers, sebanyak 99,77 juta orang sudah dinyatakan sembuh dari infeksi Covid-19. Tetapi 2,72 juta jiwa meninggal dunia. Data per Senin (22/3) pukul 07.30 WIB, ada sekitar 21,34 juta orang di dunia yang masih positif Covid-19, lebih dari 90 ribu di antaranya dalam kondisi kritis.
4. Pernah Positif Covid-19, Masih Perlukah Dapat Vaksin?
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
Terkini
-
Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya
-
Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi
-
Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW
-
Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia
-
Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut
-
Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?
-
Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?
-
Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai
-
Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional
-
Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus