Suara.com - Rumah Sakit Darurat Corona Wisma Atlet atau RSDC Wisma Atlet genap setahun sudah menampung dan merawat pasien Covid-19.
Dibuka pertama kali pada 23 Maret 2020 lalu tepat jam 17.00 WIB, RSDC Wisma Atlet Kemayoran kini digadang-gadang sebagai salah satu RSD Corona paling besar di Asia bahkan dunia.
Kepada Suara.com, Komandan Lapangan RSDC Wisma Atlet, Letkol Laut drg. M Arifin mengatakan, saat awal dibuka tahun lalu, ia dan tim bekerja tanpa henti hingga sempat kehilangan waktu istirahat.
"Awal buka 23 Maret, saya jam 5 sore sudah siap pakai APD untuk in charge. Saya mengendalikan 24 jam dan memutuskan tidak tidur waktu itu, saat pertama kali buka. Saya turun tangan dari 5 sore sampai 5 pagi masih mengenakan APD. 24 jam menggunakan APD 24 jam untuk mengendalikan pasien yang datang," kenang lelaki yang akrab disapa Pak Kobra tersebut.
Ia melanjutkan, hari-hari pertama RSDC Wisma Atlet operasional adalah hari-hari di mana ia dan tim sangat membutuhkan keputusan cepat. Itu, kata Pak Kobra, sangat penting dilakukan meski menyebabkan pusing bukan kepalang.
Setelah setahun beroperasi, RSDC Wisma Atlet kini membuka tujuh tower dengan masing-masing Tower 1, 2, dan 3 masuk zona hijau dan berfungsi sebagai tempat staf serta tenaga kesehatan; Tower 4, 5, 6 dan 7 yang masuk kategori zona kuning dan merah, sekaligus tempat perawatan pasien Covid-19.
Dilihat dari tingkat hunian, Pak Kobra mengatakan bagaimana libur Natal dan Tahun Baru menjadi puncak hunian di Wisma Atlet.
Saat itu, kata Pak Kobra, tingkat hunian RSDC Wisma Atlet hampir mencapai 90 persen.
"Angka hunian sempat naik sekali, bahkan hampir 90 persen. Kami alihkan ke rumah sakit 8, 9, 10. Karena waktu Natal tahun baru, banyak sekali yang positif. Kemudian seiring berjalannya waktu, tiga minggu ini, tingkat hunian turun dan sekarang di angka 44 persen," kata Pak Kobra.
Baca Juga: Doni Monardo: Bed Occupancy Rate di Kalsel dan Jabar di Atas 60 Persen
Ia berharap, jumlah pasien positif Covid-19 di RSDC Wisma Atlet dapat terus turun dan RSDC bisa ditutup secara permanen pada akhir 2021 nanti.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia
-
Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh