Suara.com - Pemerintah India telah membuka program vaksinasi untuk masyarakat India yang berusia di atas 45 tahun, mulai 1 April 2021 mendatang.
Sejauh ini, India telah memvaksinasi hampir 50 juta orang. Program tersebut akan menyuntik 300 juta orang pada akhir bulan Juli, walaupun sedikit terlambat.
Hingga saat ini, hanya pekerja garis depan seperti petugas kesehatan, bersama dengan orang di atas 60 tahun dan 45 tahun dengan penyakit penyerta, yang telah memenuhi syarat mendapat vaksin AstraZeneca dan suntikan Bharat Biotech.
“Mengikuti saran ilmuan dan gugus tugas Covid-19, kabinet hari ini memutuskan untuk membuka vaksinasi untuk semua orang di atas 45 tahun mulai tanggal 1 April,” ungkap Prakash Javadekar, Menteri informasi dan penyiaran yang dilansir dari Healthshots.
Sebagai informasi India telah mengalami lonjakan penularan Covid-19 selama beberapa minggu terakhir, dengan kenaikan harian di atas 30.000 sejak 18 Maret.
Selain itu, para ahli mengatakan, banyak orang yang enggan mendapat vaksinasi karena berbagai alasan. Termasuk masalah keamanan dan sikap apatis terkait pandemi setelah penurunan tajam sejak bulan September.
Namun, jumlah infeksi telah meningkat lagi dalam beberapa pekan terakhir, dan beberapa daerah telah memberlakukan kembali pembatasan.
Belakangan, vaksinasi telah diluncurkan dengan dua vaksin Covishield dan Covaxin Bharat Biotech pada tanggal 16 Januari. Selain itu, menurut laporan vaksin Covishield tersebut efektif untuk melawan penularan virus Covid-19.
Baca Juga: Warga Takalar Meninggal Usai Vaksinasi, Ini Jenis Vaksin yang Disuntik
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
Terkini
-
Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI