Suara.com - Aurel Hermansyah dan Atta Halilintar resmi menyandang status pasangan suami istri pada hari ini, Rabu (3/4/2021). Sebelum menikah, Aurel yang sudah bertekad ingin hamil anak kembar pun sempat cek kandungan.
Rupanya, hasil pemeriksaan medis menunjukkan Aurel Hermansyah memiliki kista dalam rahimnya. Ashanty sempat mengkhawatirkan diagnosis dokter dan mempertanyakan kista tersebut akan menghambat kehamilan anaknya atau tidak.
Tapi, dokter belum bisa menentukan cepat dan berharap Aurel hanya memiliki kista hormonal. Sehingga, ia menyarankan Aurel untuk cek kembali setelah menstruasi.
"Kita harapnya sih kista hormonal. Makanya saya belum kasih obat atau apa. Kalau dia hormonal, diharapkan kembali control setelah menstruasi," kata dokter di video yang diunggah di kanal YouTube The Hermansyah A6, Kamis (1/4/2021).
Kista adalah benjolan berbentuk kapsul atau kandung yang berisi cairan, semisolid atau material gas. Benjolan ini bisa muncul di jaringan tubuh mana saja.
Ukuran kista pun bisa bervariasi, dari yang sangat kecil hingga besar dan mengimpit organ tubuh yang berada di dekatnya. Kista bisa tumbuh di payudara, kulit hingga ovarium.
Kista yang ada di rahim bisa juga disebut kista ovarium. Kista ovarium ini bisa berada di dalam atau permukaan ovarium. Ovarium atau indung telur adalah organ dari sistem reproduksi wanita yang terletak di perut bagian bawah, tepatnya di kedua sisi rahim.
Kista ovarium ini tergolong umum terjadi pada wanita yang masih mengalami siklus menstruasi dan akan memasuki masa menopause.
Menurut Women's Health dilansir dari Hellosehat, kebanyakan wanita memiliki setidaknya satu folikel atau akar kista setiap bulan. Tapi, banyak wanita tidak menyadari adanya kista. kecuali ukuran dan jumlahnya bertambah.
Baca Juga: Aurel Hermansyah Ingin Anak Kembar, Coba Konsumsi Produk Olahan Susu!
Sekitar 8 persen wanita yang memasuki masa menopause memiliki kista yang lebih besar dan butuh penanganan lanjut. Kondisi ini umum terjadi pada wanita usia 30-54 tahun.
Penyebab kista ovarium
Sebenarnya kista ovarium ini disebabkan oleh banyak hal. Tapi, penyebab utamanya adalah masalah hormonal pada wanita yang masih menstruasi.
Tapi, beberapa kondisi ini juga bisa menyebabkan munculnya kista ovarium.
1. Masalah hormonal
Kista ovarium bisa muncul karena masalah hormonal atau obat-obatan pemicu ovulasi, terutama pada wanita yang masih mengalami siklus menstruasi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga
-
Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental
-
Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026
-
Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat
-
Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus
-
Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat