Suara.com - Sebanyak 10.000 dokter seluruh Indonesia, akan mendapatkan pelatihan massal menjadi vaksinator Covid-19 secara online.
Pelatihan akbar ini digelar untuk menggencarkan vaksinasi Covid-19 terhadap 180 juta penduduk Indonesia di kuartal pertama 2022.
Pelatihan ini digelar hasil kolaborasi Dinas Kesehatan (Dinkes), Pusat Pelatihan Kesehatan Daerah (Puslatkesda), Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Alodokter yang menyediakan wadah pelatihan secara online.
Menurut Kepala Pusat Pelatihan Kesehatan Daerah Provinsi DKI Jakarta dr. Nisma Hiddin, SH, MH, selain ketersediaan vaksin, tenaga kesehatan dan logistik yang wajib diperhatikan untuk kelancaran vaksinasi.
Setelah mengikuti pelatihan ini, nantinya para tenaga kesehatan (nakes) atau dokter akan bisa memvaksin peserta, menjelaskan epidemiologi dan patofisiologi Covid-19, melakukan microplanning dan mengelola rantai dingin penyimpanan vaksin, mencatat dan melaporkan vaksinasi, monitoring, evaluasi dan melakukan pemantauan terhadap Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI).
"Ini mengapa pelatihan sangat penting karena vaksinator harus bersertifikat," tegas dr. Nisma, Rabu (7/4/2021).
Adapun pelatihan vaksinator ini akan digelar dalam 3 gelombang, dan gelombang pertama telah dimulai awal minggu ini.
Sedangkan sertifikat akan diberikan kepada peserta yang telah mengikuti pelatihan dengan memenuhi persyaratan, di antaranya telah mengikuti minimal 95 persen dari seluruh jam pelatihan virtual, serta memenuhi nilai minimal 70 dari hasil evaluasi dari pelatihan.
Lantaran dilaksanakan full online, maka semua nakes yang ada di seluruh Indonesai bisa mengikuti pelatihan dan mendapat sertifikat vaksinator Covid-19 melalui platform Alodokter
Baca Juga: Studi Baru Tegaskan Mantan Pasien Covid-19 Hanya Perlu Satu Dosis Vaksin
Presiden Direktur & Co-founder ALODOKTER Suci Arumsari, menjelaskan saat pelatihan nanti, di platform akan tersedia berbagai fitur yang membantu peserta mendapatkan akses pengetahuan dan informasi seputar vaksinasi Covid-19.
"Untuk memenuhi kebutuhan para dokter dengan menyediakan berbagai fitur seperti, SKP Points, informasi, panduan, forum, serta kesempatan bekerja. ALODOKTER selalu memberi yang terbaik dari apa yang kami miliki untuk dapat wujudkan Indonesia bebas Covid-19,” pungkas Suci Arumsari.
Berita Terkait
-
IDAI Kritik Susu Formula di Program MBG, Pangan Lokal Lebih Efektif
-
Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan
-
Capek, Serba Salah, Kurang Tidur: Realita Dokter Muda di Resident Playbook
-
Kerusakan Mata Andrie Yunus Bersifat Permanen, Dokter RSCM Sebut Keparahannya Capai Grade 3
-
Bolehkah Dandan saat Lahiran? Ini Produk yang Aman Dipakai Menurut Dokter Kandungan
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien
-
Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia
-
Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?
-
Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai
-
Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien
-
Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi
-
Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan
-
Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!