Suara.com - Pernah mendengar orang yang sakit herpes zoster atau cacar ular dilarang mandi? Larangan tersebut sebenarnya mitos dan sangat tidak dianjurkan oleh dokter kulit.
Seseorang yang mengalami infeksi kulit, salah satunya seperti herpes zoster, justru diimbau harus rutin menjaga kebersihan kulit agar tidak terkontaminasi dengan kuman atau bakteri lain.
"Secara prinsip kita harus menjaga kebugaran, kesehatan, kebersihan kulit pada saat kita berpenyakit ataupun tidak berpenyakit. Itu mitos yang diturunkan kalau kena cacar air jangan mandi," kata dokter spesialis kulit dan kelamin dr. Anthony Handoko saaat webinar bersama Eugenia Communication, Kamis (8/4/2021).
Dokter Anthony menjelaskan bahwa luka akibat herpes zoster sebenarnya sudah kotor. Sehingga seharusnya terbasuh air secara rutin agar tetap bersih.
Memang tidak ada cara mandi yang spesifik untuk pasien herpes zoster. Hanya saja, pemilik klinik Pramudia itu mengingatkan agar jangan mandi menggunakan air panas.
"Tipsnya jangan mandi air panas karena itu kan lagi radang, lagi merah. Kalau pakai air panas ya makin merah, nanti bisa terjadi iritasi. Lalu kalau mandi airnya jangan langsung diguyur, kalau pakai shower dialirkan saja. Jangan digosok terlalu kencang nanti bisa pecah," tuturnya.
Beberapa dokter biasanya akan memberikan sabun khusus dengan tingkat keasaman atau pH tertentu sehingga tidak terlalu perih jika terkena area kulit herpes, kata dokter Anthony.
Jika terdapat lentingan herpes yang pecah ketika atau sesudah mandi, menurutnya, kondisi itu hal yang wajar. Asalkan cairan yang keluar segera dibersihkan agar tidak menyebar ke area kulit lain.
"Enggak usah panik kalau lenting pecah, pasti akan diberikan terapi tropical, terapi oles. Di mana terapi itu akan mencegah terhadap infeksi sekunder pada luka yang terbuka akibat lenting yang pecah," ucapnya.
Baca Juga: Berikut 5 Fakta Menarik Usai Chelsea Taklukkan Porto
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh