Suara.com - Perempuan memang perlu ekstra berhati-hati selama masa kehamilan, termasuk olahraga saat hamil. Banyak yang mengira bahwa berlari menjadi salah satu olahraga yang perlu dihindari saat hamil.
Melansir dari Healthshots, Dr Manisha Ranjan Konsultan Kebidanan dan Kandungan di Rumah Sakit Motherhood India mengatakan bahwa berlari tidak akan membahayakan bayi Anda.
“Anda harus mematuhi tindakan pencegahan tertentu seperti mengenakan sepatu lari yang bagus, bra olahraga, dan tali penyangga perut. Anda perlu minum banyak cairan sebelum, selama, dan setelah latihan," kata dokter Ranjan.
"Aktivitas fisik baik untuk tubuh selama kehamilan tetapi tidak ada gunanya melakukannya secara berlebihan," imbuhnya.
Selain itu, dokter Ranjan juga menyarankan untuk menyertakan latihan kekuatan seperti lunge, squat, dan angkat beban ringan bersama dengan berlari karena ibu hamil lebih rentan mengalami cedera otot.
"Tubuh Anda membutuhkan kalori ekstra saat berolahraga selama kehamilan. Untuk menjaga tingkat energi Anda selama latihan, makanlah kudapan sebelum latihan seperti sepotong buah atau roti panggang dengan selai kacang," ujar dokter Ranjan.
Anda bisa terus berlari sampai trimester ketiga (minggu 28 sampai 40). Anda bisa terus berolahraga selama Anda merasa sehat dan nyaman. Jika Anda merasa baik-baik saja, Anda dapat tetap aktif sampai kelahiran bayi Anda.
"Menurut American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG), wanita hamil harus mendapatkan setidaknya 150 menit aktivitas aerobik intensitas sedang setiap minggu. Ini adalah latihan yang meningkatkan detak jantung Anda dan menyebabkan keringat, termasuk berlari," kata dokter Ranjan.
"Anda perlu berkonsultasi dengan dokter Anda sekali sebelum terlibat dalam segala jenis aktivitas fisik yang berat. Jika Anda mengalami kehamilan yang rumit, berlari dapat berisiko dan menyebabkan perdarahan, masalah plasenta atau pre-eklamsia. Tapi, bagi mereka yang mengalami kehamilan tanpa komplikasi, para ahli mengatakan tidak ada salahnya menjaga rutinitas olahraga," ujarnya.
Baca Juga: Duh! Tanpa Nikah, Nikita Mirzani Pengen Hamil dengan Dimas Beck
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun
-
Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya
-
Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi
-
Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW
-
Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia
-
Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut
-
Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?
-
Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?
-
Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai
-
Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional