Suara.com - Vaksinasi virus corona Covid-19 masih tetap berlangsung di tengah ibadah puasa Ramadan. Tapi, beberapa orang mungkin ragu vaksin Covid-19 menjadi kurang efektif ketika berpuasa.
Seorang dokter di UEA meyakinkan bahwa vaksin Covid-19 ketika berpuasa tetaplah aman. Dr Palat Menon, kepala laboratorium di Rumah Sakit Universitas Fakeeh, Dubai, mengatakan vaksin Covid-19 justru lebih mujarab ketika orang berpuasa.
Sebelumnya, Syekh Dr Ahmad bin Abdul Aziz Al Haddad, Mufti Agung dan Kepala Departemen Fatwa di Departemen Urusan Islam dan Kegiatan Amal di Dubai, telah mengeluarkan fatwa bahwa suntik vaksin Covid-19 tidak akan membatalkan puasa seorang Muslim selama Ramadan.
"Vaksin Covid-19 dilakukan bukan dengan cara diminum, tetapi disuntikan jadi tidak akan membatalkan puasa," kata Al Haddad dikutip dari Gulf News.
Dr Menon juga menyarankan semua orang tetap melakukan vaksinasi Covid-19 ketika berpuasa. Sehingga tidak boleh menghindarinya dan respons imun juga akan lebih efektif terbentuk ketika orang berpuasa.
"Berpuasa justru baik untuk kesehatan , mekrofag dalam sistem kekebalan bekerja lebih cepat, membersihkan sels yang mati dan racun dalam tubuh," kata Dr Menon.
Proses ini disebut autophagy dan selama sistem imun menjadi sangat sensitif dan efektif. Puasa juga efektif untuk mengatasi diabetes, tuberculosis dan gangguan metabolisme lainnya.
Dr Gunjan Mahajan, spesialis patologi klinis di Laboratorium Rumah Sakit Medeor, mendukung pandangan Dr Menon, bahwa seseorang tidak perlu melakukan vaksin Covid-19 dosis pertama dan kedua ketika berpuasa.
Dalam sebagian besar kasus, satu-satunya efek samping vaksin Covid-19 adalah lengan yang sakit, pusing atau sakit kepala setelah vaksinasi.
Baca Juga: Belum Terima Vaksin, Pedagang di Bantul Akui Masih Khawatir Berjualan
"Tubuh kita sangat kuat untuk menghadapi virus yang tidak aktif bahkan ketika kita berpuasa. Faktanya, tubuh dalam keadaan istirahat ketika kita berpuasa dan tidak harus berurusan dengan tugas-tugas anabolik, katabolik atau metabolik dan sistem kekebalan sangat efektif saat kita berpuasa," jelasnya.
Dr Mahajan menyarabkan orang-orang yang ragu suntik vaksin Covid-19 ketika berpuasa, bisa melakukannya menjelang buka puasa.
“Jika memungkinkan, orang-orang yang takut efek samping vaksin Covid-19 bisa melakukannya beberapa jam sebelum buka puasa, lalu istirahat hingga mendapatkan energinya kembali," jelasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
Prabowo Copot Dadan Hindayana, Nanik S Dayang Resmi Jadi Kepala BGN!
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
Terkini
-
Ribuan Sekolah Bergerak, Kesadaran Membangun Budaya Hidup Sehat Kian Menguat
-
Bukan Sekadar Kenyang, Ahli Gizi Ingatkan Pentingnya Nutrisi Seimbang untuk Menjaga Kualitas Hidup
-
Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern