Suara.com - Sistem kekebalan tubuh yang bagus sangat penting untuk menjaga kesehatan, dan satu hal yang terbukti untuk mendukungnya adalah probiotik.
Banyak penelitian menemukan 'bakteri baik' ini dapat membantu menyeimbangkan flora usus, membantu menghasilkan zat pelindung yang dapat 'menghidupkan' sistem kekebalan untuk melawan patogen.
Profesor mikrobiologi makanan di University of Reading yang mempelajari probiotik dan prebiotik secara ekstensif, Glenn Gibson, mengatakan probiotik memiliki banyak manfaat.
"Ini termasuk meningkatkan perlindungan terhadap gastroenteritis, mengurangi peradangan dan meningkatkan kekebalan. Probiotik pandai merangsang kekebalan non-spesifik di usus," jelas Gibson, dilansir Independent.
Sementara itu, ada beberapa bukti bahwa probiotik bermanfaat dalam mengurangi kolesterol, tekanan darah, dan membantu mengontrol penyakit kronis.
"Banyak kondisi kesehatan kronis, termasuk diabetes tipe 2, obesitas, penyakit radang usus, dan kanker usus, telah dikaitkan dengan ketidakseimbangan bakteri usus atau disbiosis," ujar Carrie Ruxton, ahli diet untuk Health and Food Supplements Information Service Inggris.
Probiotik banyak ditemukan dalam makanan fermentasi, seperti kefir, kombucha, kimchi, tempe, miso, serta yoghurt. Selain itu, probiotik juga dapat ditemukan dalam suplemen dan minuman khusus, misalnya Yakult.
Menurut Ruxton, mengonsumsi cukup makanan dengan memasukkan sumber alami, dan mengonsumsi makanan kaya serat dapat membantu mendapatkan cukup probiotik.
"Serat membantu menjaga usus dalam kondisi baik dan 'bekerja sama' dengan bakteri ramah," kata Ruxton.
Baca Juga: 5 Nutrisi yang Baik untuk Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh
"Suplemen, atau minuman probiotik, dapat dikonsumsi jika pola makan Anda tidak sempurna, atau jika usus Anda membutuhkan dukungan ekstra. Misalnya, Anda baru saja mengonsumsi antibiotik," lanjutnya.
Gibson mengatakan probiotik yang mengandung lactobacillus dan bifidobacteria adalah yang paling banyak diteliti dan memiliki catatan keamanan serta kemanjuran terbaik.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?