Suara.com - Rambut putih atau uban memang identik dengan usia tua. Perubahan warna rambut ini alami terjadi seiring bertambahnya usia. Tapi, beberapa orang mungkin mengalami perubahan warna rambut ini lebih cepat.
Beberapa orang bisa menerimanya dengan tenang, tapi ada pula yang berusaha menyembunyikannya. Apalagi, Anda yang masih berusia muda.
Tapi, perubahan warna rambut atau uban yang sudah terlihat sebelum usia 30 tahun bisa jadi tanda peringatan. Berikut ini dilansir dari Bright Side, beberapa penyebab rambut berubah sebelum usia 30 tahun.
1. Penyakit jantung
Jika rambut Anda beruban lebih cepat, cobalah periksakan kondisi kesehatan jantung Anda. Ilmuwan mengungkapkan bahwa perubahan warna rambut yang cepat ini sering dikaitkan dengan risiko tinggi penyakit jantung iskemik.
2. Kekurangan vitamin D3 dan B12
Pola makan yang seimbang sudah cukup untuk mencegah atau memperlambat rambut berubah. Para ilmuwan menemukan bahwa kekurangan vitamin B12 dan D3 menyebabkan hilangnya melanin yang bisa mengubah warna rambut.
3. Perokok
Kebiasaan merokok juga salah satu penyebab warna rambut berubah lebih cepat. Merokok telah terbukti menyebabkan rambut beruban sehingga lebih baik menguranginya. Bahkan, kebiasaan ini bisa memicu kerontokan rambut.
Baca Juga: Varian Baru Virus Corona India Terdeteksi di Inggris, Lebih Berbahayakah?
4. Akumulasi peroksida
Umumnya, folikel rambut menghasilkan sedikit hydrogen peroksida. Tapi, akumulasi peroksida bisa mengubah warna rambut. Kondisi ini bisa ditangani dengan senyawa yang mengaktifkan UVB, yang juga digunakan untuk mengatasi gangguan pigmentasi kulit.
Berita Terkait
-
20 Bahan Alami untuk Mengatasi Rambut Beruban dan Mengembalikan Warna Hitam
-
3 Produk Makarizo untuk Menghitamkan Rambut Beruban dan Kembalikan Warna Alami
-
5 Penyebab Rambut Beruban selain karena Faktor Usia, Sudah Tahu?
-
Mulai dari Rp14 Ribu, 5 Hair Oil untuk Atasi Rambut Beruban di Usia 40-an
-
Bye Warna Pudar! 5 Shampoo Biar Warna Rambut Tahan Lama
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
Pilihan
-
Kenaikan Harga Emas yang Bikin Cemas
-
Sah! Komisi XI DPR Pilih Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
Terkini
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Punya Layanan Bedah Robotik Bertaraf Internasional
-
Hari Gizi Nasional: Mengingat Kembali Fondasi Kecil untuk Masa Depan Anak
-
Cara Kerja Gas Tawa (Nitrous Oxide) yang Ada Pada Whip Pink
-
Ibu Tenang, ASI Lancar: Kunci Menyusui Nyaman Sejak Hari Pertama
-
Kisah Desa Cibatok 1 Turunkan Stunting hingga 2,46%, Ibu Kurang Energi Bisa Lahirkan Bayi Normal
-
Waspada Penurunan Kognitif! Kenali Neumentix, 'Nootropik Alami' yang Dukung Memori Anda
-
Lompatan Layanan Kanker, Radioterapi Presisi Terbaru Hadir di Asia Tenggara
-
Fokus Turunkan Stunting, PERSAGI Dorong Edukasi Anak Sekolah tentang Pola Makan Bergizi
-
Bukan Mistis, Ini Rahasia di Balik Kejang Epilepsi: Gangguan Listrik Otak yang Sering Terabaikan
-
Ramadan dan Tubuh yang Beradaptasi: Mengapa Keluhan Kesehatan Selalu Datang di Awal Puasa?