Suara.com - Bekerja selama puasa Ramadan memang berpahala tetapi bukan berarti tanpa tantangan. Pada saat inilah kita cenderung mengeluh dan merasa tidak berenergi.
Meski begitu, ada beberapa strategi yang dapat Anda lakukan agar tetap termotivasi untuk bekerja selama di kantor.
Dilansir British Council Foundation, berikut beberapa hal yang dapat memotivasi Anda sepanjang hari:
1. Bertekad
Maukah diri Anda bekerja dengan bersemangat dan benergi?
Meski kita mungkin menghadapi lebih banyak tantangan selama Ramadhan karena kewajiban menahan diri dari rasa lapar dan emosi serta pikiran negatif, pastikan untuk melakukannya dengan tekad.
Jika sudah memilikinya, hari-hari pun akan terasa lebih ringan.
2. Makan sahur secukupnya
Ketika mengisi energi saat sahur dan berbuka puasa, Anda tidak perlu makan berlebihan.
Baca Juga: Tips Tetap Aktif Bekerja Selama Puasa Ramadhan ala Ketua PB IDI
Sebaliknya, makanlah dalam porsi sedang saat sahur. Sebab, makan berlebihan akan membuat Anda merasa mengantuk dan tidak berenergi.
Pilih menu seimbang, pastikan karbohidrat, protein, dan serat dalam asupan Anda. Makanan yang mengandung serat membantu kenyang lebih lama.
3. Sesuaikan waktu tidur
Ada dua jadwal tidur yang harus Anda perbaiki. Pertama, jadwal malam. Jika Anda memiliki kebiasaan tidur larut malam, lebih baik Anda mengubahnya.
Cobalah untuk tidur lebih awal karena Anda juga harus bangun lebih awal daripada di bulan-bulan selain Ramadhan.
Jadwal kedua setelah sahur dan sholat subuh. Akan lebih baik jika Anda tidak melanjutkan tidur karena dapat menyebabkan tubuh lesu. Sebaiknya melanjutkan dengan olahraga atau aktivitas ringan memberi energi lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji Rp 8,2 M Belum Dibayar, Aktivis-Influencer Sedunia Tuntut Badan Propaganda Israel
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- Promo Alfamart 14-18 Maret 2026: Diskon Sirop dan Wafer Mulai Rp8 Ribuan Jelang Lebaran
- Kisah Unik Pernikahan Mojtaba Khamenei dan Zahra yang Gugur Dibom Israel-AS
Pilihan
-
Puncak Mudik Bakauheni Diprediksi 18-19 Maret 2026, ASDP Ingatkan Pemudik Segera Beli Tiket
-
Belajar dari Pengalaman, Jukir di Jogja Deklarasi Anti Nuthuk saat Libur Lebaran
-
Kisah Fendi, Bocah Gunungkidul yang Rela Putus Sekolah Demi Rawat Sang Ibu
-
Harry Styles Ungkap Perjuangan Jadi Penyanyi Solo Usai One Direction Bubar
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
Terkini
-
Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung
-
Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman
-
Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi
-
Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga
-
Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan
-
Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal
-
Membangun Benteng Kesehatan Keluarga: Pentingnya Vaksinasi dari Anak hingga Dewasa
-
Pentingnya Dukungan Asupan Nutrisi untuk Mendukung Perkembangan Anak Usia Sekolah
-
Rahasia Mengapa Kepemimpinan Perempuan Jadi Kunci Sukses Kesehatan Ibu dan Anak di Indonesia
-
Siap-Siap Lari Sambil Menjelajahi Pesona Heritage dan Kuliner di Jantung Jawa Tengah