Suara.com - Bagi beberapa orang, tidur tanpa bantal mungkin lebih membuat nyaman. Sebab, jenis bantal yang digunakan seseorang memang dapat mempengaruhi kualitas tidur.
Penggunaan bantal yang salah dapat menyebabkan kurang tidur dan nyeri fisik, seperti sakit leher atau punggung. Menurut National Sleep Foundation, tidur menggunakan bantal tujuannya harus untuk menjaga kepala dalam posisi netral.
Berdasarkan Healthline, bantal dimaksudkan untuk menjaga tulang belakang Anda dalam posisi netral. Benda tersebut menyelaraskan leher dengan bagian tubuh lainnya, mendukung postur tubuh yang baik.
Karenanya, penelitian hanya berfokus pada jenis bantal terbaik untuk postur tubuh. Para ilmuwan belum mempelajari bagaimana tidur tanpa bantal secara khusus memengaruhi tulang belakang.
Tetapi, orang yang tidur tengkurap mungkin lebih baik tidur tanpa menggunakan bantal.
Menurut University of Rochester Medical Center, tidur tengkurap membuat tulang belakang dalam posisi yang tidak wajar. Itu karena sebagian besar berat badan berada di tengah-tengah tubuh.
Posisi tubuh tersebut dapat menambah tekanan pada punggung dan leher, membuatnya sulit bagi tulang belakang untuk mempertahankan lekuk alaminya.
Karenanya, tidur tanpa bantal bisa membuat kepala tetap rata. Ini dapat mengurangi tekanan pada leher dan meningkatkan kesejajaran yang lebih baik.
Namun, ini tidak berlaku untuk posisi tidur lainnya. Jika Anda tidur telentang atau miring, tidur tanpa bantal mungkin lebih berbahaya daripada berdampak baik. Jadi sebaiknya gunakan bantal untuk menjaga agar tulang belakang tetap netral.
Baca Juga: Mendengarkan Musik di Malam Hari Bantu Lansia Tidur Nyenyak
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem
-
Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil
-
Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya
-
2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik