Suara.com - Setiap umat muslim yang akan melaksanakan salat, wajib berwudhu terlebih dahulu. Dari kepala hingga mata kaki harus dibasuh dengan air sesuai urutan. Bukan hanya menjadi bagian menyucikan diri sebelum beribadah, berwudhu juga sebenarnya memiliki manfaat untuk kesehatan.
Ketua Umum Terpilih Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dr. Adib Khumaidi, Sp.OT., mengatakan bahwa berwudhu lima kali sehari membantu tubuh untuk membasuh kotoran yang menempel.
"Kalau literatur ilmiah tentang wudhu saya rasa sudah banyak. Artinya, salah satu aspek kebersihan dengan membasuh muka, basuh hidung, itu adalah salah satu upaya untuk mengurangi, misalnya kita habis beraktivitas, kotoran-kotoran di muka kita. Kita bisa bersihkan dengan air wudhu itu," kata dokter Adib ditemui suara.com di Sekretariat IDI, Jakarta, beberapa waktu lalu.
Meski begitu, wudhu hanya bersifat membersihkan, lanjut dr. Adib. Bukan berarti tubuh akan langsung steril dengan basuhan tersebut. Sehingga tetap disarankan untuk mandi secara rutin, terutama setiap kali beraktivitas di luar rumah.
"Paling tidak kalau itu dilakukan dengan detail, kita sudah mengupayakan untuk terjaga dari kuman, hidung di sisi luar juga akan terhindar," ucapnya.
Terlebih dalam masa pandemi Covid-19 seperti sekarang, dokter bedah ortopedi itu juga menyarankan sebaiknya mencuci tangan dengan sabun terlebih dahulu setiap kali akan berwudhu. Apalagi ketika sedang berada di luar rumah dan harus salat di musala umum.
"Tetap kalau saya sarankan mencuci tangan. Makanya kenapa kalau kita sampaikan, dalam aspek kebersihan apalagi untuk persiapan salat kalau bisa ada tempat untuk mencuci tangan dulu. Baru kita melangkah untuk berwudhu," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
-
DPR RI Ragukan Misi Damai Board of Peace, Desak Pemerintah Tegas soal Serangan AS-Israel ke Iran
Terkini
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia