- OJK mengungkapkan bahwa bandar judi online kini menggunakan metode pembayaran digital canggih untuk menyulitkan pelacakan dan pemulihan aset.
- Praktik jual beli rekening memfasilitasi pelaku dalam memindahkan dana hasil kejahatan serta mengubah modus operasional secara terus-menerus.
- Dian Ediana Rae menegaskan judi online menyebabkan kerugian finansial, penurunan produktivitas nasional, serta mengancam integritas sistem keuangan masyarakat.
Suara.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkapkan modus judi online sudah semakin canggih. Apalagi, dengan adanya metode-metode pembayaran digital.
Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, mengatakan dengan pemanfaatan VPN, QRIS ,serta berkembangnya instrumen pembayaran digital menjadi modus baru para bandar judi online.
"Berkembangnya instrumen pembayaran digital seperti dompet elektronik, virtual account, dan aset kriptoyang semakin menyulitkan proses identifikasi, perlacakan transaksi, maupun pemulihan aset hasil tindak pidananya," katanya di Gedung OJK, Rabu (15/7/2026).
Selain itu, modus lainnya adalah jual beli rekening. Hal ini, memberikan ruang bagi pelaku kejahatan untuk terus memindahkan dana dan mengubah modus operasinya.
"Penanganan perjudian online seharusnya tidak hanya berhenti pada pemblokiran akses titus ataupun rekening tetapo mencakup keseluruhan rantai penanganan mulai dari deteksi dini, pertukaran data, mitigasi resiko, pengawasan transaksi, kemudian juga pemblokiran aset, pelaporan, hingga penegakan hukum," jelasnya.
Dia menambahkan kejahatan perjudian online tidak hanya berdampak pada kerugian finansial masyarakat, tetapi juga memicu persoalan sosial yang lebih luas.
Apalagi, terganggunya ketahanan keluarga, menurunnya produktivitas nasional hingga mengancam integritas sistem keuangan.
"Kejahatan perjudian online ini selain membawa dampak buruk dari sisi finansial, juga telah memberikan dampak bagi kehidupan sosial masyarakat," imbuhnya.
Baca Juga: Bos BCA Sindir Penemuan Emas 74Kg di Rumah Eks Jampidsus: Kurang Pintar
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
ICW Cium Gelagat Kasus Eks Jampidsus Bakal Berhenti di Tengah Jalan: Sulit Lacak Aktor Besar
-
Modus Judi Online Makin Canggih, Terbaru Lewat QRIS hingga E-Wallet
-
Bukan Sekadar Tren, Alasan Barrel Pants Kini Jadi Andalan Gaya Sehari-hari
-
Produk Tembakau Alternatif Bisa Bantu Perokok Dewasa Beralih, Tapi Tetap Berisiko
-
Daftar Pemain Terkuat dan Berpengaruh di Piala Dunia 2026
-
Sebulan Tak Diguyur Hujan, Sungai Cisadane Mulai Mengering
-
Asing Jual Bersih Rp160 Miliar, BMRI hingga RANS Malah Diborong
-
Bukan Didorong, ASN Nias Tewas Lompat dari Apartemen di Medan Gegara Diperas 2 Wanita
-
Terbitkan Sprindik Baru, Kejagung Sebut Febrie Adriansyah Kini Berstatus Saksi
-
Strategi Agresif Geely Rebut Pasar Indonesia Hingga Masuk Tiga Besar Merek Tiongkok Terlaris