Suara.com - Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) mengatakan orang sudah divaksinasi Covid-19 penuh dapat berolahraga dan menghadiri pertemuan kecil di luar ruangan tanpa mengenakan masker.
Lebih lanjut lagi, CDC menjelaskan mereka dapat datang ke pertemuan kecil di luar ruangan bersama orang yang juga sudah divaksinasi penuh, atau campuran orang yang sudah divaksinasi penuh dengan yang belum divaksinasi.
Namun, itu dapat dilakukan setelah dua minggu vaksinasi dosis kedua. Pedoman protokol kesehatan ini baru direvisi CDC pada Selasa (27/4/2021) kemarin, lapor CNBC.
Tetapi, CDC masih merekomendasikan kelompok ini untuk tetap memakai masker saat ada risiko penularan virus corona dapat terjadi, seperti di acara olahraga, konser, parade, dan tempat keramaian lainnya.
“Di ruang publik, status vaksinasi orang lain atau apakah mereka berisiko tinggi mengalami Covid-19 parah kemungkinan tidak diketahui,” kata CDC.
Karenanya, lanjut badan tersebut, orang yang sudah divaksinasi penuh harus terus mengikuti protokol kesehatan untuk melindungi diri mereka sendiri dan orang lain.
"Termasuk mengenakan masker yang dipasang secara benar, saat di dalam atau di luar ruangan, atau tempat di mana masker diperlukan," lanjut mereka.
Mereka mengatakan tidak dapat menjabarkan secara spesifik tingkat risiko setiap aktivitas yang dilakukan masyarakat. Jadi, penting untuk mempertimbangkan situasi pribadi dan risiko bagi orang lain, terutama keluarga.
Beberapa mantan pejabat kesehatan dan ahli penyakit menular negara tersebut mengatakan mandat masker di luar ruangan tidak lagi diperlukan karena AS telah memvaksinasi banyak orang, yakni lebih dari 140 juta (4,2% dari populasi) telah mendapat vaksin dosis pertama, dan 95,8 juta orang (28,9% dari populasi) vaksin dosis penuh.
Baca Juga: Durhaka! Telantarkan Ibu di Jalan karena Covid-19, Vishal Diburu Polisi
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
- 3 Sepatu Lari Skechers Terbaik untuk Pemula dan Pelari Harian
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus
-
Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?