Suara.com - Anda memang tidak dapat memprediksi kemunculan demensia. Tetapi ada faktor prediktif demensia yang ditemukan oleh para peneliti.
Laporan National Institute on Aging dengan demensia mungkin mengalami peningkatan rasa sakit 16 tahun sebelum diagnosis mereka. Studi tersebut diterbitkan di jurnal Pain.
Melansir dari Eat This, ini adalah studi yang pertama untuk memeriksa hubungan antara nyeri dan demensia dalam jangka waktu yang lama.
"Demensia dan nyeri kronis sama-sama menyebabkan perubahan pada otak dan dapat memengaruhi kesehatan otak seseorang," catat para peneliti.
“Meskipun banyak orang yang mengalami demensia juga mengalami nyeri kronis, tidak jelas apakah nyeri kronis menyebabkan atau mempercepat timbulnya demensia," catat para peneliti.
Studi baru yang dipimpin oleh para peneliti di Université de Paris, memeriksa garis waktu hubungan antara demensia dan nyeri yang dilaporkan sendiri dengan menganalisis data dari sebuah penelitianselama 27 tahun.
Para peneliti mengukur rasa sakit dengan beberapa cara berbeda: intensitas nyeri, seberapa banyak rasa sakit yang dialami peserta, dan gangguan nyeri.
Kesimpulannya, temuan ini menunjukkan bahwa nyeri adalah gejala yang berkorelasi atau prodromal daripada penyebab demensia.
Studi ini bukan pertama kalinya yang menemukan hubungan antara masalah kesehatan dan demensia.
Baca Juga: Benarkah Masalah Nyeri Haid Bisa Ganggu Kesuburan?
"Beberapa kondisi lain yang diketahui meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular seperti tekanan darah tinggi, diabetes, dan kolesterol tinggi yang juga meningkatkan risiko pengembangan Alzheimer," lapor Alzheimer's Association.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Prabowo Bukan Negarawan, Tapi Wisatawan!
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
Terkini
-
Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum
-
Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis Redakan Wasir dengan Cara Alami
-
Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun
-
Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya
-
Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi
-
Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW
-
Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia
-
Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut
-
Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?
-
Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?