Suara.com - Varian baru virus corona Covid-19 mulai bermunculan dan menyebabkan kekhawatiran. Para peneliti menemukan satu dosis vaksin Pfizer-BioNTech memberikan perlindungan yang tidak memadai terhadap varian baru virus Covid-19.
Berdasarkan temuan itu, mereka menyarankan semua orang untuk segera mendapatkan suntikan kedua vaksin Covid-19 yang lebih luas. Apalagi, sekarang ini muncul varian baru virus corona India (B1617) yang sedang mengkhawatirkan.
"Semua orang masih rentan terhadap varian baru virus corona Covid-19 walaupun sudah suntik vaksin Covid-19 satu kali," kata Danny Altmann, seorang profesor imunologi di Imperial College London dikutip dari Express.
Dr Altmann mengatakan temuan ini sangat menonjol di Inggris, di mana kebanyakan orang hanya mendapatkan satu kali suntikan vaksin Covid-19. Selain itu, ia juga mengingatkan semua orang untuk waspada karena orang lain di sekitar kita juga mungkin lebih rentan terinfeksi varian baru virus corona tersebut.
Dalam penelitian ini, para ilmuwan pun memantau 731 pekerja perawatan kesehatan Inggris selama beberapa bulan tahun 2020 lalu. Sekitar setengah dari para pekerja perawatan kesehatan dalam kelompok studi telah tertular virus corona Covid-19 selama gelombang pertama pandemi dan sisanya belum pernah.
Studi tersebut menemukan bahwa orang yang pernah mengalami infeksi virus corona ringan atau tanpa gejala memiliki respons kekebalan jauh lebih tinggi, terutama setelah satu kali suntikan vaksin Pfizer.
Penelitian mencatat respons kekebalan ini sangat kuat bila dibandingkan dengan orang yang alami gejala parah ketika terinfeksi. Kekebalan ini juga memberikan perlindungan yang baik terhadap varian baru virus corona yang pertama kali terdeteksi di Inggris dan Afrika Selatan.
Namun, kelompok sukarelawan yang belum pernah terinfeksi Covid-19 menunjukkan tanggapan kekebalan yang jauh lebih lemah terhadap varian baru setelah satu dosis.
Studi tersebut menunjukkan bahwa tingkat antibodi penawar mereka 11 hingga 25 kali lipat lebih rendah terhadap varian B117 dibandingkan dengan versi asli virus, "mengakibatkan sebagian besar individu jatuh di bawah ambang batas perlindungan."
Baca Juga: Studi: Vaksinasi Covid-19 Terbukti Lindungi Ibu Hamil dan Bayinya
Tim peneliti mengatakan temuan mereka juga kemungkinan berlaku untuk varian lain yang beredar, seperti P1, yang pertama kali terdeteksi dan Brasil, serta varian B1617 dan B1618, yang pertama kali dikaitkan dengan India.
"Berdasarkan pengukuran parameter kekebalan kami, satu kali suntikan vaksin Pfizer ini sangat lemah terhadap varian baru virus corona. Tapi, respons kekebalan yang lemah ini tetap membawa efek positif ," jelas peneliti.
Terlepas dari temuan ini, para peneliti telah mengingatkan bahwa suntikan vaksin Covid-19 itu tetaplah manjur. Tetapi, masyarakat harus berhati-hati tentang tingkat perlindungan yang ditawarkan oleh satu kali suntikan vaksin Covid-19.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
Terkini
-
Cacar Api Mengintai Diam-Diam: Kelompok Rentan Bisa Alami Komplikasi Lebih Berat
-
Kata 'Capek' Sering Dianggap Sepele Mahasiswa, Padahal Sinyal Distress Mental?
-
Cemas Datang Tiba-Tiba? Ini 7 Cara Ampuh Mengatasi Anxiety dalam Hitungan Menit
-
Halodoc for Business: 95% Kebutuhan Medis Bisa Digital, Akses Kesehatan Karyawan Makin Mudah
-
Menyeimbangkan Karier dan Anak, Daycare Berkualitas Jadi Kunci Dukungan untuk Ibu Bekerja
-
Tidak Perlu Keluar Rumah, Pesan Obat di Apotek K-24 Kini Bisa Lewat BRImo
-
Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!
-
Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas
-
Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak
-
Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik