Suara.com - Refluks asam lambung terjadi saat asam lambung yang seharusnya berada di dalam lambung, naik menuju kerongkongan. Kondisi ini dapat menimbulkan rasa nyeri dan tidak nyaman, seperti sensasi terbakar di ulu hati.
Refluks asam lambung dapat diatasi dengan sejumlah perawatan medis yang disertai dengan perubahan gaya hidup. Tapi, beberapa jenis makanan tertentu bisa membantu Anda mengatasi masalah ini dalam waktu singkat.
Ya, ada beberapa makanan yang bisa mengurangi pembentukan asam lambung dan membantu menyeimbangkan kadar pH di dalam lambung. Dilansir melalui Healthshots, inilah 8 makanan yang dapat membantu meringankan gejala asam lambung.
1. Susu dingin
Susu dingin adalah salah satu pengobatan rumahan paling sederhana untuk mengatasi asam lambung. Jika Anda tidak intoleran terhadap laktosa, kandungan kalsium dalam susu dapat mengontrol kelebihan sekresi asam klorida, sehingga menyerap asam di perut. Susu dingin adalah penawar sempurna untuk keasaman, karena menawarkan bantuan instan dari sensasi terbakar di perut.
2. Ajwain
Ajwain atau dikenal juga sebagai biji karom adalah sejenis rempah India yang kerap digunakan dalam aneka masakan India. Rempah ini bisa jadi obat alami untuk masalah seperti refluks asam lambung. Enzim aktif dalam ajwain, dan timol biokimia membantu meringankan segala jenis masalah lambung. Caranya, cukup rendam satu sendok teh ajwain di dalam segelas air semalaman. Minum keesokan harinya sekaligus.
3. Cuka sari apel
Karena refluks asam sering kali disebabkan oleh gangguan pencernaan, minum cuka sari apel sebelum makan dapat membantu mengurangi gejala ini. Cuka sari apel juga membantu menyeimbangkan pH di lambung dengan cara menetralkan asam lambung. Campur 1-2 sendok makan cuka sari apel mentah dalam secangkir air, dan diminum sekali sehari.
4. Daun kemangi
Daun kemangi memiliki sifat menenangkan dan dapat meredakan sensasi terbakar akibat kelebihan asam lambung. Daun kemangi dapat dikonsumsi begitu saja, atau Anda juga bisa merendamnya di dalam segelas air dan meminumnya secara teratur.
5. Biji adas
Biji adas membantu meredakan asam lambung dan rasa mulas, sehingga mengurangi gejala kembung dan sakit perut.
6. Buah selain jeruk
Buah-buahan selain jeruk, seperti pisang, apel, semangka, dan melon adalah buah dengan keasaman yang rendah. Buah-buahan ini adalah yang terbaik untuk meredakan refluks asam lambung. Selain itu, buah juga kaya serat yang membantu memerangi ketidaknyamanan perut.
Baca Juga: Puasa Bisa Sembuhkan Sakit Asam Lambung, Benarkah?
7. Air kelapa
Air kelapa tanpa pemanis adalah pilihan bagus untuk penderita refluks asam lambung. Tingkat pH tubuh Anda berubah dari asam menjadi basa saat Anda minum air kelapa. Itu karena kandungan elektrolitnya, seperti kalium, mampu mengendalikan refluks asam.
8. Jahe
Jahe memiliki sifat anti-inflamasi alami yang membantu meredakan gangguan pencernaan dan rasa mulas. Dapat juga mengurangi asam lambung yang mengalir ke kerongkongan, dan menenangkan perut. Anda bisa menambahkan jahe ke dalam berbagai hidangan atau tambahkan ke secangkir teh. Anda juga bisa mengunyah seiris jahe segar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi
-
Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat
-
Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance
-
Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum
-
Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis Redakan Wasir dengan Cara Alami
-
Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun