Suara.com - Aktris Joanna Alexandra kembali membagikan kondisi terakhir suaminya, Raditya Oloan yang kini masih dalam perawatan ICU Rumah Sakit Persahabatan. Melalui akun Instagramnya, Joanna menyatakan bahwa sang suami mengalami badai sitokin pasca terinfeksi Covid-19.
"Kondisinya post-covid dengan komorbid asma, dan dia sedang mengalami badai sitokin yang menyebabkan hiperinflamasi (peradangan) di sekujur tubuhnya...ditambah lagi ada infeksi bakteri yang lumayan kuat (tapi tidak sekuat Bapa kita tentunya!)," tulis Joana pada akun Instagramnya, Selasa (4/5/2021).
Menurut Joanna, kondisi tersebut juga membuat ginjal suaminya tak berfungsi dengan baik.
"Oia dan sementara ini Radit lagi CVVH karena ginjalnya lagi kurang berfungsi dengan baik," imbuhnya.
Badai sitokin sendiri terjadi bukan hanya karena Covid-19. Kondisi ini bisa terjadi pada flu, SARS, hingga Mers.
Penelitian yang diterbitkan dalam Pharmaceutical Sciences and Research oleh ilmuwan Universitas Indonesia menyatakan bahwa sitokin sendiri merupakan protein kecil yang memainkan peran penting dalam respons imun terhadap peradangan dan infeksi di dalam tubuh.
Namun, produksi sitokin yang berlebihan dapat menyebabkan kerusakan jaringan akibat dari respons imun yang berlebihan.
Tingkat sitokin yang berlebihan atau tidak terkontrol ini yang kemudian malah bisa menghasilkan hiperinflamasi. Inilah yang disebut badai sitokin, kondisi serius yang dapat membahayakan atau bahkan membunuh pasien.
Respons imun yang meningkat ini tidak terjadi pada semua pasien dengan infeksi parah.
Baca Juga: Suami Kritis, Joanna Alexandra : Kami Butuh Doa Kalian
"Sejauh ini kami melihat beberapa orang merespons virus corona Covid-19 ini dengan cara hiper-inflamasi," kata Deepa Gotur, seorang dokter perawatan kritis di Rumah Sakit Methodist Houston seperti yang dikutip dari Health.
Deepa Gotur mengatakan bahwa badai sitokin yang memicu hiperinflamasi ini bisa memengaruhi paru-paru, jantung dan ginjal. Hal ini yang sering disebut dengan efek kerusakan multi organ akibat Covid-19 melalui badai sitokin.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi
-
Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat
-
Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance
-
Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum
-
Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis Redakan Wasir dengan Cara Alami
-
Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun