Suara.com - Tidak hanya efektif cegah infeksi Covid-19, vaksin Sinovac juga terbukti efektif turunkan risiko kematian dan perawatan di rumah sakit (RS) akibat Covid-19 pada tenaga kesehatan (nakes).
Hal ini berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan (Balitbangkes Kemenkes) RI terhadap 128.290 nakes di DKI Jakarta sebagai subyek penelitian.
Diungkap langsung Kepala Peneliti, Pandji Dhewantara jika nakes yang sudah divaksin lengkap atau mendapatkan dua dosis vaksin Sinovac, terhindar dari risiko harus dirawat di RS sebesar 96 persen.
"Jika dibandingkan orang yang belum divaksin, pada individu yang sudah mendapatkan vaksinasi lengkap itu jauh lebih kecil dibandingkan dengan kelompok yang belum mendapatkan vaksinasi," ujar Pandji dalam konferensi pers Kemenkes RI, Rabu (12/5/2021).
Pada data menunjukkan dari total 28.055 nakes yang belum divaksinasi, 102 orang atau 0,36 persen nakes yang harus dirawat di RS. Sedangkan dari total 8.458 nakes yang baru mendapatkan vaksin dosis pertama, 24 orang atau 0,20 persen yang harus dirawat di RS.
Sangat jauh perbandingannya, dari total 91.777 nakes yang sudah mendapatkan vaksinasi lengkap, hanya 521 orang atau 0,56 persen nakes yang harus dirawat di RS.
Tidak hanya risiko dirawat di RS, risiko kematian akibat Covid-19 pada nakes yang sudah divaksinasi lengkap sangat kecil sekali, karena vaksin bisa membuat nakes terhindar dari kematian akibat Covid-19 sebesar 98 persen.
"Dari data yang kita olah, dan analisis hanya tercatat dan terlaporkan satu individu yang dapatkan vaksinasi lengkap meninggal karena Covid-19," terang Pandji.
"Mengindikasikan proporsi atau presentase individu yang mendapatkan vaksinasi lengkap, jauh lebih kecil karena Covid-19," sambungnya.
Baca Juga: Warga Tebing Tinggi Dilarang Pawai Takbir Keliling
Selain itu, dalam data juga menujukkan dari 28.055 nakes yang belum divaksin, ada 17 orang atau 0,66 persen nakes yang meninggal akibat Covid-19.
Sedangkan dari 8.458 nakes yang baru disuntik satu dosis vaksin Sinovac, ada 3 orang atau 0,03 persen nakes yang meninggal akibat Covid-19.
Dan terakhir, dari 91.777 nakes yang sudah mendapat dosis lengkap (dua dosis) vaksin Sinovac, hanya ada 1 orang atau 0,001 persen nakes yang meninggal akibat Covid-19.
Sementara itu, nakes yang dilibatkan dalam penelitian ini berusia lebih dari 18 tahun dan tidak punya riwayat terinfeksi Covid-19.
Sedangkan Periode penelitian dilakukan selama 13 Januari 2021 hingga 18 Maret 2021. Analisis penelitian yang digunakan adalah Cox proportional Hazard model setelah dikontrol umur dan usia subyek.
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
Bukan Sekadar Kenyang, Ahli Gizi Ingatkan Pentingnya Nutrisi Seimbang untuk Menjaga Kualitas Hidup
-
Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian