Suara.com - Puasa menghilangkan lemak serta racun dari hati dan tubuh. Karbohidrat setiap makanan diubah menjadi energi oleh tubuh, namun kondisi ini bisa cepat berubah seiring berubahnya pola makan usai Lebaran.
Melansir dari Healthshot, untuk menjaga pola makan, berat badan, dan pencernaan sehat usai lebaran, berikut empat tips yang bisa Anda terapkan sehari-hari, antara lain:
1. Sarapan
Setelah sebulan tidak sarapan, tubuh akan diminta untuk mengatur ulang untuk sarapan lagi di pagi hari. Mulailah dengan mengulangi apa yang Anda lakukan selama puasa buka puasa Ramadhan. Makan kurma dengan milkshake / smoothie. Anda dapat mencoba pilihan dari berbagai kategori makanan tetapi jangan melewatkan sarapan.
2. Pilihan makanan
Jangan mengonsumsi gorengan, fast food, junk food, makanan luar, atau makanan yang terlalu berlemak dan pedas. Idealnya ini harus diikuti sepanjang tahun, tetapi ini sangat penting setelah berpuasa karena tubuh Anda lebih mungkin mengalami kembung, keasaman, dan gangguan pencernaan.
3. Hidrasi
Pastikan Anda terhidrasi dengan baik melalui minum banyak cairan. Baik itu jus lemon, air putih, jus tebu, jus buah, dan air kelapa, semuanya baik untuk dikonsumsi. Dari perspektif hidrasi, Anda juga bisa menambahkan biji chia dan air biasa.
4. Rencanakan pola makan
Baca Juga: Lebaran Pola Makan Kembali Normal, Ini Tips Menjaga Gula Darah Tetap Normal
Pastikan Anda makan banyak sayuran, salad mentah, dan biji-bijian untuk mendapatkan serat yang cukup. Anda juga bisa mengonsumsi protein tanpa lemak dan tidak diproses.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan
-
Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak
-
Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan
-
Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari
-
Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit
-
Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya
-
Solusi Membasmi Polusi Kekinian ala Panasonic
-
Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan
-
Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD
-
17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi