Suara.com - Korea Selatan telah mengatakan bahwa pemakaian masker tidak lagi diperlukan di luar ruangan mulai Juli 2021 mendatang, terutama untuk mereka yang sudah suntik vaksin Covid-19 meskipun baru Pertama kali.
Langkah tersebut merupakan upaya untuk mendorong penduduk yang berusia tua mendapatkan vaksinasi. Karena, Korea Selatan bertujuan untuk mengimunisasi setidaknya 70 persen dari 52 juta penduduknya pada bulan September 2021 mendatang.
Perdana Menteri Korsel, Kim Boo-kyum mengatakan orang yang diberi setidaknya satu dosis suntikan vaksin Covid-19 juga akan diizinkan berkumpul dalam jumlah yang lebih besar mulai Juni 2021.
Kim Boo-kyum mengatakan semua tindakan karantina akan disesuaikan pada Oktober 2021, setelah lebih dari 70 persen penduduk menerima suntikan pertama vaksin Covid-19.
Menteri Kesehatan Korea Selatan, Kwon Deok-cheol dilansir dari India Today, mengatakan lebih dari 60 persen orang usia 60 hingga 74 tahun telah mendaftar untuk suntik vaksin Covid-19.
Korea Selatan sudah mulai melakukan vaksinasi pada masyarakat umum usia 65 hingga 74 tahun pada hari ini, Kamis (27/5/2021) di lebih dari 12 ribu klinis.
Sejauh ini, Korea Selatan sudah melaporkan 707 kasus baru infeksi virus corona Covid-19 yang dikonfirmasi pada hari Selasa (25/5/2021), sehingga total kasus infeksi virus corona menjadi 137.682 orang dan 1.940 kematian.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- 5 Sunscreen Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Segala Usia
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- 3 HP Murah Rp1 Jutaan RAM 8 GB April 2026 untuk Multitasking Lancar
Pilihan
-
Banjir Rendam 40 Titik Palembang, Dua Lansia Sakit Tak Berdaya hingga Dievakuasi dari Rumah Terendam
-
Baru 17 Tahun, Siti Khumaerah Sudah Diterima di 5 Kampus Dunia
-
Sidoarjo Mencekam! Tim Jibom Turun Tangan Selidiki Ledakan Maut di Pabrik Baja Waru
-
Siap-siap, Kejari Sleman Beri Sinyal Tersangka Baru Kasus Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Belajar Empati dari Peristiwa Motor Terbakar di SPBU Sriwijaya, Pakai APAR Tidak Perlu Izin
Terkini
-
Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD
-
17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi
-
Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya