Suara.com - Berkat zona sensitif seksual, perempuan mampu mengalami berbagai jenis orgasme. Selain itu, banyak titik rangsangan yang bisa membuat perempuan mencapai orgasme 'terbaik'.
Bereksperimenlah dengan semua jenis rangsangan dari zona sensitif seksual yang berbeda untuk mencari tahu apa yang paling menyenangkan bagi Anda.
Berdasarkan Insider, berikut enam jenis orgasme yang dapat perempuan alami:
1. Orgasme klitoris
Menurut Britney Blair, PsyD, terapis seks dan Chief Science Officer dari aplikasi Lover, terdapat sekitar 8.000 ujung saraf di klitoris, dua kali lebih banyak dari penis.
Faktanya, merangsang klitoris mungkin merupakan cara yang lebih efektif untuk mengalami orgasme daripada stimulasi vagina.
Studi 2017 menemukan 36,6 persen perempuan mengatakan mereka membutuhkan rangsangan klitoris langsung untuk orgasme saat berhubungan seks.
2. Orgasme G-spot
G-spot berada sekitar dua inci di dalam vagina di dinding anterior (di depan).
Baca Juga: Melakukan Hubungan Seksual Bisa Sebabkan Keracunan, Begini Prosesnya!
"Meskipun disebut spot, ini lebih merupakan zona, dan penempatan pastinya berbeda-beda untuk semua orang," kata Blair.
Banyak perempuan menemukan kesenangan dari stimulasi G-spot karena titik tersebut sebenarnya merupakan perpanjangan klitoris. Selain itu, terkadang orgasme G-spot menyebabkan ejakulasi, atau squirting.
3. Orgasme campuran
"Orgasme campuran terjadi ketika Anda merangsang klitoris dan G-spot secara bersamaan untuk orgasme ganda yang seringkali lebih intens," jelas Blair.
4. Orgasme anal
Orgasme anal terjadi saat ujung saraf di dalam dan sekitar sfingter anal atau pembukaan anus terangsang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Dokter Ungkap: Kreativitas MPASI Ternyata Kunci Atasi GTM, Perkenalkan Rasa Indonesia Sejak Dini
-
Solusi Bijak Agar Ibu Bekerja Bisa Tenang, Tanpa Harus Mengorbankan Kualitas Pengasuhan Anak
-
Dokter Saraf Ungkap Bahaya Penyalahgunaan Gas Tawa N2O pada Whip Pink: Ganggu Fungsi Otak!
-
Tidak Semua Orang Cocok di Gym Umum, Ini Tips untuk Olahraga Bagi 'Introvert'
-
Dehidrasi Ringan Bisa Berakibat Serius, Kenali Tanda dan Solusinya
-
Indonesia Masih Kekurangan Ahli Gizi, Anemia hingga Obesitas Masih Jadi PR Besar
-
Cedera Tendon Achilles: Jangan Abaikan Nyeri di Belakang Tumit
-
Super Flu: Ancaman Baru yang Perlu Diwaspadai
-
3D Echocardiography: Teknologi Kunci untuk Diagnosis dan Penanganan Penyakit Jantung Bawaan
-
Diam-Diam Menggerogoti Penglihatan: Saat Penyakit Mata Datang Tanpa Gejala di Era Layar Digital