Suara.com - Suplemen vitamin kerap jadi andalan untuk memenuhi asupan gizi yang dibutuhkan tubuh agar bisa bekerja maksimal. Tapi seringkali orang salah kaprah mengonsumsi vitamin bersamaan dengan obat, bolehkah?
Nutrition Expert YOUVIT Puteri Aisyaffa, S.Gz, RD mengingatkan sebelum mengonsumsi vitamin perhatikan lebih dahulu bentuk dan jenis vitamin yang akan dikonsumsi.
Apabila bentuknya tablet atau kapsul maka dipersilahkan diminum bersama dengan obat. Tapi apabila bentuknya seperti gummy yang kenyal atau nampak seperti makanan, maka disarankan beri jeda antara obat dan vitamin tersebut.
"Sebaiknya berikan jeda waktu konsumsi antara suplemen (bentuk gummy) dengan obat-obatan, karena takutnya ada interaksi obat dan makanan," ujar Puteri dalam acara YOUVIT, Kamis (3/6/2021).
Ia menambahkan jeda waktu yang bisa diterapkan berkisar antara 1 hingga 2 jam. Untuk urutannya dibebaskan, entah obat lebih dulu atau suplemen lebih dulu tidak jadi masalah, yang terpenting adalah jeda waktunya.
"Pokoknya harus diberi jeda," tegas Puteri.
Namun apabila tetap merasa khawatir, kata Puteri bisa berkonsultasi dengan dokter pemberi obat, aturan mengonsumsi vitamin dan obat.
"Tanya dulu ke dokter, mereka rekomendasi apa bisa diikuti karena masing-masing orang punya kondisi berbeda dan dokter mereka yang tahu kondisi tubuh paling baik," tutupnya.
Baca Juga: 4 Alasan Kentang Baik Dikonsumsi untuk Kesehatan, Salah Satunya Bebas Gluten
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- 4 Seri MacBook yang Harganya Terjun Bebas di Awal 2026, Mulai Rp8 Jutaan
- Promo Indomaret 26 Februari Sampai 1 Maret 2026, Diskon Besar Minyak Goreng dan Pampers
Pilihan
-
Iran Bombardir Kantor Benjamin Netanyahu Pakai Rudal Hipersonik, Kondisinya Belum Diketahui
-
Istri Ayatollah Ali Khamenei Juga Gugur Sehari Setelah Sang Suami, Dibom Israel-AS
-
Istri Ali Khamenei Meninggal Dunia Akibat Luka Serangan AS-Israel ke Iran
-
Bakal Gelap Gulita! Pemkot Solo Stop Sementara Pembayaran Listrik Keraton Surakarta ke PLN
-
Imbas Perang Iran, Pemerintah Cari Minyak dari AS demi Cegah Harga BBM Naik
Terkini
-
Tips Memilih Klinik Tulang Terpercaya untuk Terapi Skoliosis Non-Operasi
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?