Health / Konsultasi
Minggu, 06 Juni 2021 | 14:10 WIB
Ilustrasi Covid-19. (Andrea Piacquadio/Pexels)

Suara.com - Sebuah studi baru menunjukkan bahwa infeksi Covid-19 sebelumnya bisa mengurangi risiko terinfeksi kembali hingga 10 bulan. Hal ini dinyatakan pada sebuah penelitian terhadap penghuni rumah perawatan dan staf oleh para ilmuwan University College London (UCL).

Melansir dari Healthshots, penelitian ini diterbitkan dalam The Lancet Healthy Longevity. Penelitian menunjukkan bahwa penghuni panti jompo yang sebelumnya telah terinfeksi Covid-19 sekitar 85 persen lebih kecil kemungkinannya untuk terinfeksi antara Oktober hingga Februari dibandingkan mereka yang tidak terinfeksi. Untuk staf, mereka yang pernah terinfeksi memiliki kemungkinan 60 persen lebih kecil untuk terinfeksi lagi.

“Ini benar-benar kabar baik bahwa infeksi alami melindungi terhadap infeksi ulang dalam periode waktu ini. Risiko terinfeksi dua kali tampaknya sangat rendah,” kata pemimpin peneliti studi tersebut, Maria Krutikov dari UCL Institute of Health Informatics.

“Fakta bahwa infeksi Covid-19 sebelumnya memberikan perlindungan tingkat tinggi kepada penghuni panti jompo juga meyakinkan, mengingat kekhawatiran masa lalu bahwa individu-individu ini mungkin memiliki respons kekebalan yang kurang kuat terkait dengan bertambahnya usia,” imbuhnya. 

Ilustrasi Covid-19. (Elements Envato)

Penelitian ini melibatkan 682 penghuni panti jompo dengan usia rata-rata 86 tahun dan 1.429 staf di panti jompo. Tes yang dilakukan pada Juni dan Juli tahun lalu menunjukkan sekitar sepertiga positif memiliki antibodi virus corona.

Alexander Edwards, seorang profesor di bidang teknologi biomedis di University of Reading yang tidak terlibat dalam penelitian ini, mengatakan bahwa masih banyak ketidakpastian tentang tingkat dan durasi perlindungan setelah infeksi.

“Reinfeksi memang terjadi, dan kami masih berharap infeksi alami harus melindungi terhadap infeksi yang lebih parah, tetapi kami masih belum memiliki cukup data untuk mengetahui hal ini,” terang Edwards.

Load More