Suara.com - Selebgram sekaligus beauty vlogger Rahmawati Kekeyi Putri Cantikka kembali menjadi sorotan setelah menjalani prosedur filler hidung untuk mempercantik penampilannya. Penampilan barunya pun banyak mendapat pujian dari warganet.
Filler hidung atau dalam istilah medis nonsurgical rhinoplasty, merupakan prosedur medis dengan tujuan mengubah bentuk hidung seseorang tanpa melakukan pembedahan.
Menurut Alodokter, tindakan medis ini cukup efektif apabila seseorang ingin melakukan perubahan bentuk secara tidak permanen dan minimal, salah satunya memandungkan hidung.
Bahan yang digunakan untuk prosedur ini umumnya gel asam hialuronat dan dapat bertahan selama empat hingga tiga tahun.
Persiapan yang dilakukan sebelum filler hidung
Masing-masing orang melakukan persiapan filler hidung secara berbeda, tergantung jenis gel filler yang akan digunakan.
Namun, ada beberapa hal umum yang dapat dilakukan sebelumnya, antara lain:
- Hindari mengonsumsi obat anti-inflamasi seperti steroid, aspirin, suplemen vitamin E, dan obat pengencer darah seminggu sebelum melakukan filler hidung.
- Konsumsi makanan yang banyak mengandung vitamin K, fungsinya untuk mengurangi risiko memar.
- Hindari makanan berlebih sesaat sebelum prosedur filler untuk mencegah risiko mual.
- Mengonsumsi makanan kaya karbohidrat dan protein sesaat sebelum menjalani prosedur.
- Mengonsumsi banyak air putih sesaat sebelum dan setelah melakukan filler hidung.
Hal yang perlu diingat, filler hidung hanya dapat mengubah bentuk dalam waktu sementara sehingga tidak akan menghasilkan bentuk yang signifikan dan permanen.
Sebelum melakukannya, pertimbangkan secara baik-baik dan konsultasikan dengan dokter mengenai perubahan bentuk hidung seperti apa yang diinginkan. Setelahnya, ikuti petunjuk dokter tentang persiapan yang perlu dilakukan sebelum menjalani prosedur.
Baca Juga: Buron, Polisi Ungkap Peran Dokter LC Kasus Malpraktik Filler Payudara
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?