Suara.com - Kabar gembira untuk semua warga DKI Jakata dan yang berdomisili hingga yang bekerja di ibu kota, karena bisa mendapatkan vaksinasi Covid-19 gratis.
Kebijakan ini dikeluarkan langsung oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakata, seperti pamflet yang disebar akun Instagram resmi berikut, Selasa 9 Juni 2021.
Dalam pamflet itu disebutkan siapa pun yang berusia 18 tahun ke atas bisa mendapat vaksin di semua fasilitas vaksinasi DKI Jakarta. Adapun vaksin Covid-19 yang digunakan adalah buatan AstraZeneca dari Oxford University Inggris.
Sedangkan syarat untuk divaksinasi cukup berusia 18 tahun ke atas dan membawa KTP bagi warga DKI Jakarta atau keterangan domisili dari perusahaan maupun RT/RW setempat. Berikut daftar beberapa fasilitas vaksinasi di DKI Jakarta, yang bisa didatangi:
1. Wilayah Kecamatan Pancoran (10 hingga 25 Juni 2021)
SMA Percik
- Warga kelurahan Pancoran, pukul 08.00 hingga 09.00 WIB, jumlah kuota 200 orang.
- Warga kelurahan Durentiga, pukul 09.30 hingg 10.30 WIB, jumlah kuota 200 orang.
- Warga kelurahan Kalibata, pukul 11.00 hingga 12.00 WIB, jumlah kuota 200 orang.
GOR Pengadegan
- Warga kelurahan Cikoko, pukul 08.00 hingga 09.00 WIB, jumlah kuota 200 orang.
- Warga kelurahan Rajawali, pukul 09.30 hingg 10.30 WIB, jumlah kuota 200 orang.
- Warga kelurahan Pengadegan, pukul 11.00 hingga 12.00 WIB, jumlah kuota 200 orang.
2. Wilayah Kecamatan Sawah Besar
- GOR Mangga Dua Selatan, pukul 08.00 hingga 14.00 WIB, jumlah kuota 200 orang.
- Kelurahan Karang Anyar, pukul 08.00 hingga 12.00 WIB, jumlah kuota 100 orang.
- Kelurahan Kartini, pukul 08.00 hingga 12.00 WIB, jumlah kuota 100 orang.
- Kelurahan Gunung Sahari Utara, pukul 08.00 hingga 12.00 WIB, jumlah kuota 100 orang.
- Puskesmas kelurahan Pasar Baru, pukul 08.00 hingga 12.00 WIB, jumlah kuota 100 orang.
Baca Juga: Jalani Vaksinasi, Ngadilah Tak Lagi Waswas Berjualan di Pasar Bantul
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
Pilihan
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
Terkini
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem