Suara.com - Virus corona penyebab sakit Covid-19 telah membuat kita merasa cemas setiap saat. Jangankan menjabat tangan orang lain, menyentuh wajah sendiri saja bikin was-was.
Pandemi Covid-19 memang telah benar-benar mengubah kebiasaan manusia di seluruh dunia dan membuat kita lebih sadar akan kesehatan.
Di sisi lain, vaksin Covid-19 datang menjadi secercah harapan. Ini menjadi satu dari sedikit cara memerangi virus penyebab sakit pernafasan itu. Dengan demikian, penting bagi setiap orang untuk mendapatkan vaksinasi Covid-19.
Sayangnya, tak semua orang memiliki keberanian untuk mendapatkan vaksin. Maka dari itu, berikut adalah beberapa cara untuk menenangkan saraf sebelum vaksinasi seperti yang dikutip dari Pink Villa, Rabu (16/6/2021).
Tetap terinformasi
Kamu mungkin merasa cemas karena "takut akan hal yang tidak diketahui". Jadi untuk membantu menenangkan saraf sebelum divaksin, cari tahu tentang vaksin yang tersedia. Dapatkan informasi sebanyak mungkin dan sumber sekredibel mungkin untuk tetap waspada.
Atasi kecemasan
Jangan mengabaikan kecemasan, itu sangan sembrono. Atasi dan akui perasaan tersebut dan cobalah untuk menemukan alasan kegugupan. Tangani kecemasan dengan cara yang produktif dan motivasi dirimu sebelum melakukan vaksinasi.
Biarkan keluar. Lebih baik mendiskusikan hal-hal yang membuatmu cemas daripada menekannya. Diskusikan ketakutanmu terkait vaksinasi dengan orang yang kamu cintai agar tidak merasa sendirian.
Orang terdekat dapat membantumu dalam memerangi kegugupan dan dapat memberimu dukungan mental.
Baca Juga: Muncul 11 Kasus Baru, Copa America 2021 Dihantui Covid-19
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia
-
Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh