Suara.com - Update Covid-19 di dunia per Senin (21/6) pukul 07.30 WIB tercatat sebanyak 179,23 juta, bertambah 289.503 kasus. Untuk angka kematian bertambah 5.788 jiwa, sehingga akumulasinya menjadi 3,88 juta jiwa.
Tambahan kasus positif dan juga kematian harian akibat Covid-19 paling banyak terjadi India dan Brasil. Pada situs worldometers tercatat hanya dua negara itu yang melaporkan kasus positif harian hingga puluhan ribu. India mencatat 53.009 kasus, sementara Brasil 44.178 kasus.
India juga menyumbangkan angka kematian terbanyak dengan jumlah 1.113 jiwa. Disusul Brasil sebanyak 957 jiwa.
Aktivitas Masyarakat India Sudah Meningkat
Jumlah kasus harian di India sudah lebih turun dibandingkan dua bulan lalu. Krematorium di New Delhi yang sebelumnya selalu beroperasi sepanjang waktu karena menangani korban Covid-19 juga kini telah berkurang aktivitasnya.
Menurunnya kasus positif ini membuat beberapa pusat perbelanjaan dan pasar ibu kota India kembali ramai. Hal ini membuat para dokter khawatir bahwa India akan lengah lagi, seperti pada bulan Januari dan Februari sebelum terjadi tsunami Covid di India pada Maret hingga Mei.
Delhi, kota besar berpenduduk 20 juta orang, menjadi salah satu kota yang terkena tsunami Covid-19 pada April hingga Mei. Krematorium kehabisan ruang, membakar tubuh siang dan malam, karena pasien meninggal di luar rumah sakit, tidak bisa mendapatkan tempat tidur, oksigen, dan obat-obatan.
Korban tewas India lebih dari dua kali lipat menjadi lebih dari 330.000, menurut angka resmi. Banyak ahli menduga korban sebenarnya lebih dari satu juta.
Para ahli perkirakan lonjakan itu tak hanya disebabkan oleh varian baru virus corona, tetapi juga akibat pemerintah mengizinkan festival keagamaan besar-besaran, pemilihan negara bagian, dan kerumunan di pertandingan kriket.
Baca Juga: Update Covid-19 Global: 500 Ribu Meninggal Dunia di Brasil, Warga Turun ke Jalan
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga