Suara.com - Nutrisi seperti vitamin sangatlah penting untuk kebugaran dan kesehatan tubuh. Terlebih vitamin K.
Vitamin K adalah vitamin penting yang mengandung prothrombin, yang mampu mencegah pembeuan darah, meningkatkan metabolisme tulang, dan mengatur kadar kalsium darah. Selain itu, vitamin K juga membantu meningkatkan memori episodik pada orang dewasa, sehingga ini baik untuk menjaga tekanan darah.
Tapi tahukah bahwa vitamin K sendiri sebenarnya terkandung dalam sejumlah makanan? dari Healthshots, ini 6 makanan yang bisa kamu coba untuk menambah asupan vitamin K.
Sayur brokoli
Sayuran ini dikemas dengan vitamin K, sertat, protein, zat besi, kalium, kalsium, selenium, dan magnesium. Manfaat lain dari sayuran ini, Anda bisa meningkatkan kepadatan tulang dan hingga pembentukan otot.
Pisang
Buah yang dikemas vitamin K ini dapat membantu pencernaan dan manajemen berat badan. Selain itu, vitamin K yang ada pada pisang ini juga membantu metabolisme karbohidrat lemak, sehingga ini bisa mengubahnya menjadi energi, dan menjaga sistem saraf yang sehat.
Alpukat dikatakan dapat melawan peradangan, juga mengandung potassium yang baik untuk membantu tubuh lebih kenyang dalam jangka waktu lama.
Baca Juga: Bagi Orang Dewasa, Melewatkan Sarapan Bisa Bikin Kekurangan Nutrisi Penting
Buah blueberry
Blueberry memiliki rendah kalori yang dikemas dengan nutrisi dan antioksidan. Kandungan vitain K dan antioksidan ini dapat membantu mengurangi faktor risiko penyakit jantung, serta kadar kolestrol LDL dan tekanan darah.
Kacang
Seperti kacang almond dan mete, kedua kacang ini mengandung vitamin K dan magnesium dalam jumlah yang tinggi. Serta bermanfaat untuk kesehatan jantung dan mengurangi nafsu makan yang berlebih. Selain itu, kacang juga menawarkan lemak tak jenuh, yang bisa meningkatkan kadar gula darah dan kolestrol lewat sifat anti-inflamasi.
Telur
Makanan ini sudah tidak asing lagi di telinga Anda. Ya, telur mengandung nutrisi dan mineral penting seperti vitamin K, folat, dan selenium. Selain itu, telur juga memberikan jumlah nutrisi yang cukup, sehingga telur bsia menumbuhkan otot secara optimal dan pemeliharaan kekuatan tulang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
Terkini
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia