Pemilik Rumah Baca Faqih Dadang Darmadi memberikan beberapa tips membangun pola peran orangtua untuk menjadikan anak disiplin dan bahagia.
Pertama, orangtua disebut perlu akrab dengan anak dan konsisten dengan ucapannya. Kedua, negosiasikan batasan dengan anak, berikan konsekuensi yang tegas apabila melanggar.
Ketiga, berikan pujian atas perbuatan baik anak serta instal nilai-nilai kebaikan dengan cara selalu mendekatkan, membiasakan dan menghadirkan kebaikan dalam proses pendampingan anak oleh orangtua.
"Apabila dikelola dengan baik, ketersediaan waktu luang selama PJJ dan WFH sebenarnya bisa dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan potensi dan bakat anak. Orang tua memiliki banyak kesempatan untuk mengeksplorasi kemampuan dan keterampilan anak," tambahnya.
Founder Aya Sophia Islamic School & Penulis Buku Pendidikan Wakhida Nurhayati menambahkan, untuk mengembangkan bakat anak diperlukan pemahaman mengenai mesin kecerdasan anak.
Banyak metode bisa digunakan, salah satunya menggunakan tools dan konsep STIFIn. Founder STIFIn adalah salah satu alumni terbaik IPB, yakni Farid Poniman yang juga seorang peneliti di bidang pengembangan diri.
Farid membagi otak manusia menjadi 5 bagian yang menghasilkan 5 mesin kecerdasan, yaitu Sensing, Thinking, Intuiting, Feeling dan Insting.
"Mengenali bakat anak melalui pendekatan ini dapat membantu orang tua untuk mengoptimalkan metode pembelajaran yang cocok bagi anak, sehingga anak merasa nyaman dan termotivasi untuk menggali seluruh potensi yang ada pada dirinya menjadi insan sukses mulia," katanya.
Diskusi Seri 4 tentang Kebiasaan Anak pada Masa Pandemi ini diinisiasi oleh Alumni Institut Pertanian Bogor Angkatan 33 (1996) atau dikenal sebagai “33 IPB Tan96uh”.
Baca Juga: Lima Aspek Penting dalam Memilih Permainan untuk Anak
Diskusi merupakan salah satu rangkaian kegiatan “Menuju Reuni Perak IPB ‘33” yang acara puncaknya akan diselenggarakan pada 13 November 2021 di International Convention Center Bogor, Jawa Barat mendatang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI