Suara.com - Sebuah studi baru menunjukkan vaksin Pfizer dan Moderna efektif melawan virus corona varian Lambda yang mematikan.
Sebelumnya, varian Lambda yang pertama kali ditemukan di Peru ini telah ditemukan di 30 negara.
Para ilmuwan mengatakan varian Lambda ini memiliki satu mutasi yang tak biasa, sehingga dikhawatirkan akan lebih menular dan mematikan dibandingkan varian Delta.
Selain itu, mereka juga khawatir varian Lambda ini lebih kebal terhadap vaksin Covid-19.
Tapi, studi dari Fakultas Kedokteran Universitas New York Grossman menunjukkan vaksin Pfizer dan Moderna bisa melawan penyakit serius dan mencegah varian Lambda.
"Hasil studi menunjukkan bahwa vaksin Pfizer dan Moderna yang digunakan sekarang tetap protektif terhadap varian Lambda. Bahkan terapi antibodi monoklonal akan tetap efektif," kata studi dikutip dari The Sun.
Temuan ini menyoroti pentingnya adopsi luas dari vaksinasi yang akan melindungi individu dari penyakit, mengurangi penyebaran virus dan memperlambat munculnya varian baru.
Salah satu yang menjadi perhatian ahli virologi adalah varian Lambda atau C.37 ini memiliki protein lonjakan L452Q, yang meningkatkan potensi virus menginfeksi sel manusia, seperti mutasi L452R pada varian Delta yang sangat menular.
Ilmuwan Peru menemukan varian Lambda ini pada bulan Desember 2020, yang ditemukan hanya 1 dari setiap 200 sampel kasus virus corona Covid-19.
Baca Juga: Hits Health: Risiko Gastrointestinal Pasca Sembuh Covid-19, Varian Lambda Virus Corona
Kini, Kesehatan Masyarakat Inggris menyatakan varian Lambda sebagai varian Covid-19 dalam penyelidikan.
Organisasi Keesehatan Dunia (WHO) juga menyatakan virus corona varian Lambda ini sebagai variant of interest (VOI).
WHO mengatakan varian Lambda ini memiliki mutasi yang meningkatkan penularannya dan berpotensi kebal terhadap vaksin Covid-19.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia
-
Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh
-
Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya
-
Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat
-
Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?
-
Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat
-
Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik
-
Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien