Suara.com - Menteri Kesehatan Republik Indonesia Budi Gunadi Sadikin mengungkap adanya beberapa perubahan yang akan terjadi saat pandemi Covid-19 berakhir.
Salah satunya adalah perubahan pola belajar masyarakat Indonesia yang tidak melulu harus dilakukan tatap muka.
"Kegiatan belajar secara daring akan jadi suatu kebiasaan baru yang akan kita lakukan di masa yang akan datang. Sebagai metode alternatif pembelajaran formal maupun non formal," ujar Menkes Budi dalam sambutan di acara Akademi Edukreator, Rabu (14/7/2021) lalu.
Menkes Budi mengatakan, pembelajaran jarak jauh (PJJ) dilakukan guna membatasi penyebaran infeksi Covid-19 dan juga sebagai bagian dari hak anak untuk sehat dan terhindar dari penyakit.
Meski begitu, Menkes Budi juga meyakini ada banyak hal positif yang bisa diambil dari pandemi terkait pendidikan, salah satunya waktu untuk belajar jadi lebih fleksibel dan pelajar maupun pengajar jadi lebih mampu mengatur waktu.
"Memungkinkan keseimbangan bekerja dan belajar lebih baik, serta mengajarkan keterampilan manajemen waktu, dan mendorong pemanfaatan teknologi informasi secara optimal," imbuhnya.
Ia juga berharap para siswa yang belajar dari rumah jadi lebih kreatif, termasuk di antaranya menjadi konten kreator yang bisa membuat konten edukasi seputar kesehatan.
"Saya berharap nantinya akan ada lebih banyak edukasi kesehatan yang dihasilkan dengan lebih kreatif, menarik dan aktual dalam rangka memberikan memberikan pemahaman kesehatan secara utuh kepada masyarakat," pungkas Menkes Budi.
Baca Juga: Bantu Tangani COVID-19, Singapura Hingga Australia Kirim Bantuan ke Indonesia
Berita Terkait
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Gen Alpha Dijuluki Generasi Asbun, Dokter Ungkap Kaitannya dengan Gizi dan Mental Health
-
Indonesia Krisis Dokter Jantung Anak, Antrean Operasi Capai Lebih dari 4.000 Orang
-
Bandung Darurat Kualitas Udara dan Air! Ini Solusi Cerdas Jaga Kesehatan Keluarga di Rumah
-
Bahaya Pencemaran Sungai Cisadane, Peneliti BRIN Ungkap Risiko Kanker
-
Ruam Popok Bukan Sekadar Kemerahan, Cara Jaga Kenyamanan Bayi Sejak Hari Pertama
-
Tak Hanya Indonesia, Nyamuk Wolbachia Cegah DBD juga Diterapkan di Negara ASEAN
-
Dokter Ungkap Pentingnya Urea Breath Test untuk Cegah Kanker Lambung
-
Self-Care Berkelas: Indonesia Punya Layanan Kesehatan Kelas Dunia yang Nyaman dan Personal
-
Lupakan Diet Ketat: Ini 6 Pilar Nutrisi Masa Depan yang Bikin Sehat Fisik dan Mental di 2026
-
Waspadai Jantung dan Stroke Tak Bergejala, Teknologi Presisi Jadi Kunci Penanganan Cepat