Suara.com - Ibu Amanda Manopo, Henny Manopo meninggal dunia setelah positif Covid-19 dengan penyakit penyerta diabetes pada Minggu (25/7/2021) di RS Mitra Keluarga Kemayoran.
Tapi, Ibu Amanda Manopo juga sempat mengalami stroke tak lama setelah dinyatakan positif Covid-19. Ricco, manajer Amanda Manopo mengatakan serangan stroke yang dialami Henny Manopo disebabkan oleh penyakit penyertanya.
"Baru dua hari, nggak mungkin masih jalan. (Kesulitan bicara) iya masih, orang stroke kan nggak cepet pulih butuh waktu. Dari diabetes, jadi stroke. Kan penggumpalan darah," kata Ricco saat dihubungi Jumat (23/7/2021).
Menurut American Diabetes Association, penderita diabetes memang memiliki risiko 1,5 kali lebih besar terserang stroke. Diabetes bisa menyebabkan stroke jika gula darah tak terkontrol.
Karena dilansir dari Alodokter, kadar gula darah yang terlalu tinggi dalam darah bisa menyebabkan sumbatan dan penumpukan lemak di pembuluh darah. Jika pembuluh darah tersumbat, suplai oksigen dan darah ke otak akan terganggu agar terjadi stroke.
Berikut ini, beberapa gejala stroke pada penderita diabetes:
1. Wajah yang turun pada satu sisi
Penderita stroke bisa mengalami kelemahan atau kelumpuhan pada satu sisi wajah, sehingga kelopak mata dan sudut bibir terlihat turun.
2. Kesulitan bicara
Baca Juga: Virus Corona Covid-19 Diduga Bisa Menyebar Lewat Kentut, Benarkah?
Penderita stroke bisa mengalami kesulitan berbicara, tidak bisa berbicara sama sekali atau bicaranya pelo. Stroke juga bisa menyebabkan masalah lain, seperti gangguan kesadaran, sakit kepala berat, kehilangan keseimbangan, gangguan penglihatan dan inkontinensia urine.
3. Kelemahan pada satu sisi anggota gerak tubuh
Penderita stroke bisa mengalami kelemahan atau kelumpuhan lengan dan tungkap pada salah satu sisi tubuh.
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia