Suara.com - Tidur yang cukup adalah kunci utama untuk menjaga kesehatan tubuh. Karena, kurang tidur telah dikaitkan dengan berbagai masalah kesehatan, dari penyakit jantung, tekanan darah tinggi, sistem kekebalan lemah, dan libido rendah.
Ada berbagai faktor yang bisa mempengaruhi kualitas tidur Anda, termasuk gaya hidup dan pola makan. Tapi, banyak orang yang tidak tahu kalau posisi tidur juga bisa mempengaruhi kualitas tidurnya.
Berikut ini dilansir dari Times of India, tiga posisi tidur yang paling mempengaruhi kesehatan.
1. Tidur tengkurap
Tidur tengkurap salah satu posisi tidur paling umum yang tidak nyaman dan bisa mempengaruhi pola tidur seseorang. Seseorang bisa tidur dengan posisi ini bila memiliki masalah mendekur dan menderita sleep apnea.
Tapi, posisi tidur tengkurap juga bisa menyebabkan sakit leher dan punggu. Padahal, masalah ssakit punggung bisa diatasi dengan meletakkan bantal di bawah perut bagian bawah.
2. Tidur telentang
Posisi tidur telentang bisa meningkatkan Kesejajaran tubuh, menjaga kesehatan tulang otot, persendian dan otot. Orang yang menderita sleep apnea, sakit punggung, dan masalah mendengkur bisa tidur dengan posisi ini. Bahkan, posisi tidur telentang juga bisa meredakan nyeri lutut dan pinggul.
3. Tidur meringkuk
Baca Juga: Sembuh dari Virus Corona, Pasien Covid-19 Wajib Konsumsi 5 Makanan Ini!
Posisi tidur meringkuk seperti janin bisa membantu mengatasi nyeri punggung bawah. Posisi tidur ini cukup membantu bagi ibu hamil dan orang yang memiliki masalah mendengkur. Tapi, posisi tidur ini juga tidak nyaman karena bisa menyebabkan tubuh pegal dan sesak napas.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan
-
Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak
-
Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan
-
Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari
-
Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit
-
Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya
-
Solusi Membasmi Polusi Kekinian ala Panasonic
-
Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan
-
Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD
-
17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi