Suara.com - Kesibukaan sehari-hari seringkali membuat seorang menjadi jauh dengan keluarga. Sehingga, terkadang sulit untuk menceritakan dan mencurahkan yang tengah dialami sehari-hari.
Tapi, sebenarnya hal itu bukan tidak bisa diatasi. Menurut Psikolog Keluarga Farras Afiefah, M.Psi, perlu ada semacam rutinitas bersama untuk membangun kedekatan.
“Yang paling gampang itu makan bersama, setidaknya satu kali sehari. Dan jangan sibuk sendiri-sendiri,” ungkapnya dalam acara Guide to Family Health & Wellness, Jumat (30/7/2021).
Selanjutnya, untuk meningkatkan kedekatan keluarga, juga bisa dilakukan dengan ibadah dan berdoa bersama. Dengan cara ini, tidak hanya kedekatan secara emosional melainkan juga membangun kedekatan spiritual.
“Ini bisa membantu keluarga lebih kompak dan tangguh saat menjalani masalah,” ungkapnya lebih lanjut.
Ia melanjutkan, bahwa tertawa bersama keluarga juga bisa meningkatkan kedekatan. Salah satunya dengan cara membagikan kisah lucu maupun humor.
Selain itu, saling bercerita dan mendengarkan pengalaman juga perlu. Lewat kedekatan ini, anak bisa tahu bagaimana cara menceritakan pengalamannya masing-masing.
“Kalau kondisi rumah jarang ada yang curhat, kita yang harus memulainya. Kita ceritain hari ini ngapain, ketemu sama siapa hari ini, ada masalah apa. Masalahnya harus yang ringan ya, jangan tentang masalah hidup. Lewat kedekatan ini, kita bisa melatih diri kita untuk terbuka, dan ini bisa membuat anggota keluarga ikut terbuka juga,” pungkasnya.
Baca Juga: Covid-19 Mulai Serang Anak-anak di Pontianak, Bayi Ikut Tertular
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi
Pilihan
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
Terkini
-
Bukan Sekadar Kenyang, Ahli Gizi Ingatkan Pentingnya Nutrisi Seimbang untuk Menjaga Kualitas Hidup
-
Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian