Suara.com - Ketika pasangan suami istri sedang merencanakan kehamilan, tak hanya wanita yang perlu lebih memperhatikan kesehatan, tapi juga pria. Sebab penerapan kebiasaan sehat para calon ayah sangat memengaruhi kualitas sperma.
Sehingga, peluang pembuahan semakin baik dan berdampak pula pada kesehatan masa depan bayi.
Untuk itu, pria yang berencana memiliki anak dengan pasangan perlu berusaha meningkatkan kesehatan dengan mengubah gaya hidup menjadi lebih sehat.
Jadi, apa saja kebiasaan sehat yang perlu dilakukan pria yang mau menjadi calon ayah? Berikut dirangkum dari Independent.
1. Kurangi konsumsi alkohol
Sebab minum terlalu banyak minuman keras dapat menyebabkan kualitas dan kuantitas sperma yang rendah, serta penurunan kadar testosteron dan bahkan hilangnya minat pada seks.
2. Mengurangi asupan kafein
Bukti menunjukkan bahwa pria yang mengonsumsi terlalu banyak kafein saat menjalani program hamil dapat meningkatkan risiko pasangannya mengalami keguguran.
Hal yang sama berlaku untuk wanita, jadi pasangan yang mencoba untuk memiliki bayi harus membatasi asupan kafein mereka hingga 200mg sehari (sekitar dua cangkir kopi instan atau satu cangkir kopi saring).
Baca Juga: Ini Sosok Kartika Damayanti, Hatersnya Ayu Ting Ting Asal Bojonegoro Sudah Minta Maaf
3. Berhenti merokok
Merokok dapat menurunkan kualitas sperma pria, menyebabkan jumlah sperma lebih rendah, dan memengaruhi kemampuan sperma untuk berenang. Merokok bahkan terkait dengan impotensi seksual(ketidakmampuan untuk mendapatkan atau mempertahankan ereksi).
Di sisi lain, seorang wanita yang menghirup asap rokok melalui perokok pasif dapat merusak kemampuannya untuk hamil.
4. Menjaga testis tetap dingin
National Health Service (NHS) Inggris mengatakan bahwa untuk menghasilkan kualitas sperma terbaik, testis seorang pria harus sedikit lebih dingin daripada bagian tubuh lainnya.
Meski terdengar sulit, ada beberapa langkah sederhana yang dapat dilakukan, misalnya menghindari mandi air panas dan mengenakan pakaian dalam yang longgar seperti celana boxer.
Selain itu, jika Anda duduk dalam waktu yang lama, cobalah untuk bangun dan bergerak secara teratur. Hindari pula menaruh laptop hangat di pangkuan.
5. Mempertahankan berat badan
Pria yang kelebihan berat badan atau obesitas juga dapat berdampak negatif pada kesuburan, karena dapat memengaruhi kualitas dan kuantitas sperma mereka.
6. Makan makanan sehat
Pastikan Anda mendapatkan lima porsi buah dan sayuran setiap hari, karena penelitian menunjukkan kualitas sperma dipengaruhi oleh diet sehat. Selain itu, ada baiknya makan kenari dalam porsi sehari, karena telah terbukti membantu motilitas sperma (kemampuan berenang).
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
-
DPR RI Ragukan Misi Damai Board of Peace, Desak Pemerintah Tegas soal Serangan AS-Israel ke Iran
-
Rumahnya Dibombardir AS-Israel, Ayatollah Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Iran Hancurkan Radar FP132 AS di Qatar, Amerika Kini 'Buta' dari Serangan Rudal Balistik?
-
Prabowo Siap Terbang ke Teheran, Damaikan Perang AS-Israel Vs Iran
Terkini
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia