Meditasi visual menggunakan imajinasi akan hal-hal yang menyenangkan. Jadi kalau kamu adalah orang yang selalu berimajinasi, bersyukurlah! Kamu bisa melakukan meditasi visual dengan baik.
Sebelum memulai meditasi visual, ada baiknya kamu mencari tahu terlebih dahulu hal-hal yang membahagiakan dirimu. Kemudian, kamu bisa memejamkan mata dan membayangkannya. Biarkan perasaan bahagia yang kamu alami meresap ke alam bawah sadarmu.
Meditasi spiritual
Meditasi spiritual cocok untuk kamu yang ingin mendekatkan diri dengan Tuhan dan alam semesta. Melalui meditasi spiritual, kamu dapat merenungkan hidup dan hal-hal yang terjadi di sekitarmu.
Kamu bisa melakukan meditasi ini dengan mengucapkan doa atau pujian yang sesuai dengan kepercayaan yang kamu anut. Saat melakukannya, jangan lupa untuk tetap tenang. Sebab dalam meditasi spiritual, keheningan adalah hal yang paling penting.
Meditasi cinta kasih
Meditasi cinta kasih biasa disebut dengan meditasi metta. Sama seperti namanya, meditasi cinta kasih bertujuan untuk meningkatkan perasaan cinta dan kasih sayang pada diri kita.
Hal yang paling penting dalam meditasi adalah kata-kata positif tentang cinta. Misalnya, "aku mencintai keluarga dan teman-temanku. Aku harap, semua orang di dunia juga bisa merasakan cinta yang sama."
Meditasi transendental
Baca Juga: Cara Meditasi dan 5 Manfaat Hebatnya
Jika kamu baru belajar meditasi, meditasi transendental adalah pilihan yang tepat. Meditasi ini menjadi meditasi yang paling banyak disukai pemula karena mudah dilakukan.
Untuk memulai meditasi transendental, kamu hanya perlu duduk tenang dan memperhatikan napasmu. Jika kegiatan ini dilakukan secara rutin, maka kamu akan memperoleh self-awareness dan meningkatkan spiritualitas.
Meditasi movement
Apakah kamu merasa kesulitan bermeditasi karena tidak bisa berdiam diri? Tenang saja, kamu bisa melakukan meditasi movement. Meditasi ini memungkinkan kamu bisa tetap bergerak aktif saat bermeditasi.
Salah satu jenis meditasi movement yang terkenal adalah yoga. Selain yoga, kamu juga bisa bermeditasi movement dengan berjalan singkat sambil menghirup udara segar dan melihat pemandangan. Cocok untukmu yang tidak bisa diam, kan?
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi