Suara.com - Saat ini, kasus virus corona Covid-19 pada anak cukup meningkat di tengah belum tersedianya vaksin Covid-19 bagi mereka. Karena itu, sekarang ini sangat penting menjaga kekebalan tubuh anak-anak untuk mengurangi risiko infeksi.
Salah satu cara paling dasar untuk meningkatkan kekebalan tubuh anak-anak dan orang dewasa adalah mengonsumsi makanan sehat dan bergizi.
Makanan memiliki peran penting dalam memperkuat sistem internal anak, mengurangi risiko pubertas dini, obesitas, dan rambut beruban.
Baru-baru ini dilansir dari Times of India, Celebrity Nutritionist Rujuta Diwekar membagikan beberapa tips penting untuk meningkatkan kekebalan pada anak.
Mereka membagikan 4 makanan yang wajib dikonsumsi anak-anak selama pandemi virus corona.
1. Buah
Cobalah untuk memberi anak makan buah-buahan utuh setiap hari. Karena, makan buah-buahan utuh akan mendorong pertumbuhan bakteri baik di usus yang berhubungan dengan sistem kekebalan tubuh.
2. Roti atau semacamnya
Anak-anak perlu mengonsumsi makanan yang sehat dan bergizi di antara jam 4 sore sampai 6 sore.
Baca Juga: Rambut Rontok akibat Virus Corona Covid-19, Lakukan 5 Pose Yoga Ini!
Anda bisa memberinya makanan yang manis, tetapi menyehatkan seperti roti untuk membantu mereka tetap energik atau bertenaga.
3. Nasi
Nasi adalah makanan pokok di Indonesia yang sangat dibutuhkan dan penting bagi anak-anak. Karena, nasi kaya akan beberapa nutrisi, seperti asam amino yang paling penting di dalamnya.
4. Kacang mete
Konsumsi kacang mete di antara waktu makan juga akan memberi anak nutrisi mikro yang dibutuhkan tubuhnya agar tetap aktif bergerak. Konsumsi kacang mete juga akan membantu mengurangi rasa sakit dan nyeri.
Selain makan sehat, ada beberapa hal lain yang mempengaruhi kekebalan tubuh anak. Diet hanya salah satu faktor yang memang berdampak kuat pada kekebalan tubuh Anda, tetapi ada beberapa aktivitas sehari-hari lainnya yang secara sadar dan tidak sadar bisa membahayakan kesehatan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?