Suara.com - Seorang pria Malaysia berusia 43 tahun yang tinggal di Thailand ditangkap setelah dia mengunci istrinya dan dua putranya di rumah selama hampir seminggu karena fobia terhadap Covid-19.
Dilansir dari World of Buzz, menurut Astro Awani, laki-laki asal Kuala Lumpur itu saat ini tinggal di Hatyai, Songkhla, Thailand Selatan.
Kapolsek Hatyai Pol. Kolonel Akrawut Taneerat mengatakan, laki-laki itu telah tinggal di sana bersama keluarganya sejak pandemi merebak pada Maret 2020.
Khawatir keluarganya akan terinfeksi Covid-19, ia mengunci istri dan dua anaknya selama hampir seminggu di ruko dua lantai yang mereka tinggali saat ini.
"Laki-laki itu tidak mengizinkan istri dan dua anaknya keluar rumah dan mulai mengunci semua pintu agar tidak terinfeksi Covid-19,” kata Akrawut Taneerat.
"Istrinya khawatir tentang sesuatu yang buruk terjadi, jadi dia mengajukan laporan polisi hari ini dan berharap polisi dapat membantu."
BERNAMA melaporkan bahwa laki-laki itu kemudian ditangkap oleh polisi dan saat ini berada dalam tahanan polisi di Kantor Polisi Hatyai.
Laki-laki tersebut dilaporkan menderita gangguan jiwa dan diperkirakan akan dibawa ke psikiater pada 16 Agustus mendatang.
"Polisi Thailand akan melakukan penyelidikan lebih lanjut termasuk catatan masuknya dia ke Thailand," kata Akrawut Taneerat.
Baca Juga: Psikolog UI: Orang Tak Percaya COVID-19 Cenderung Tidak Kritis
Thailand mencatat 22.086 kasus baru Covid-19 pada 15 Agustus dan 217 kematian sehingga jumlah kematian menjadi 7.343.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia