Suara.com - Para peneliti menyatakan bahwa infeksi Covid-19 setelah vaksinasi cukup jarang, namun ada kemungkinan terjadi. Meskipun begitu, orang yang divaksin hanya akan mengalami infeksi dengan ringan.
Melansir dari Times of India, maraknya kasus infeksi usai vaksinasi dan munculnya varian Delta telah membawa penekanan yang lebih kuat pada penggunaan masker. Meskipun vaksin melindungi Anda dari tingkat keparahan penyakit, namun Anda perlu cara tambahan untuk mencegah penularan infeksi.
Penggunaan masker tidak boleh dihentikan, bahkan jika Anda telah sepenuhnya divaksinasi terutama ketika berada di luar rumah. Hal ini disebabkan karena masih ada orang yang belum divaksinasi.
Adapun jenis masker yang harus Anda gunakan, yang paling protektif dan meminimalkan infeksi adalah masker yang pas (kain tiga lapis, bedah atau N95) yang menutupi hidung, mulut, dan area di bawah dagu. Tali masker juga harus pas agar tidak memudahkan masuknya patogen.
Jika Anda menggunakan masker kain, pastikan Anda mendisinfeksi dan sering menggantinya.
Selain penggunaan masker, orang yang divaksinasi juga masih perlu memperhatikan detail sepele mengenai tempat yang akan Anda kunjungi dan tujuan kunjungan Anda. Seperti beberapa tempat mungkin relatif lebih aman untuk dikunjungi daripada yang lain.
Misalnya berada di luar ruangan lebih baik dibandingkan dengan tempat dalam ruangan karena dianggap kurang menular. Sementara itu, ada risiko paparan virus yang lebih rendah di ruang terbuka daripada ruang tertutup.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
Terkini
-
Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh
-
Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu
-
Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa
-
Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif
-
Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak
-
Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat
-
Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan
-
Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan
-
96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan
-
Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak