Suara.com - Orang lanjut usia atau lansia yang memiliki masalah beser maupun mengompol sebenarnya bisa menjadi tanda suatu penyakit tertentu.
Meski begitu, dokter mengimbau agar jangan terburu-buru memberi lansia obat untuk mengatasi gangguan berkemih atau inkontinensia urine tersebut.
Dokter spesialis penyakit dalam Prof. dr. Siti Setiati, Sp. Pd mengatakan, ada banyak penyebab lansia bisa alami inkontinensia, salah satunya kemungkinan mengidap penyakit akut.
"Tatalaksananya cari dulu penyebab akut. Kalau misalnya penyebabnya diabetes ya kendalikan dulu diabetesnya. Kalau ada infeksi temukan dulu infeksinya sebelum memberikan obat untuk beser dan ngompol. Jadi jangan buru-buru kasih obat," kata dokter Siti dalam webinar daring, Kamis (19/8/2021).
Daripada memberikan obat, dokter Siti menyarankan agar lansia yang alami inkontinensia sebaiknya dibimbing untuk mengisi catatan terkait minum. Mulai dari waktu, jumlah volume air, juga frekuensi ke kamar mandi untuk buang air kecil.
"Apakah merasa ada keinginan untuk berkemih yang tidak tertahankan, itu diminta untuk dicatat dari jam ke jam," ucapnya.
Dokter Siti mengingatkan agar lansia yang alami inkontinensia jangan sampai kekurangan minum hanya agar tidak selalu beser. Sebab lansia berisiko alami dehidrasi jika kekurangan minum.
"Misalnya kita bikin 30 cc per kg berat badan, katakanlah bila beratnya 50 kilo, satu setengah liter deh minumnya. Jangan terlalu sedikit juga karena nanti dehidrasi," imbuhnya.
Perbanyak minum sebaiknya dilakukan saat pagi hingga sore. Sementara saat menjelang tidur disarankan tidak terlalu banyak minum. Ia menyarankan, kurang dari dua jam sebelum tidur sebaiknya tidak lagi konsumsi air.
Baca Juga: Superhuman Goes to TPST Piyungan, Tempat Nasi Gratis Jogja Bagi-Bagi Sembako
"Kalau haus, minum satu sendok saja sekedar membasahi mulut. Itu penting karena kalau nggak begitu, minum menjelang tidur pasti bangun malam hari," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
Pilihan
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
Terkini
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?