Suara.com - Update Covid-19 global hari ini, Minggu (22/8/2021) tetap menunjukkan tren kenaikan di seluruh dunia.
Tercatat kasus Covid-19 kembali bertambah 557.406 kasus dalam 24 jam terakhir. Di waktu yang sama kematian akibat virus Corona SARS COV-2 itu juga bertambah 8.644 jiwa.
Dikutip situs Worldometers, per Minggu (22/8) pukul 07.00 WIB, total kasus Covid-19 secara global sejak mencapai 212,09 juta dengan kematian lebih dari 4,43 juta jiwa.
Kasus positif harian di dunia paling banyak masih terjadi di Amerika Serikat dengan jumlah 86.707 kasus. Diikuti Inggris 32.058 kasus dan India 31.043 kasus.
Pada angka kematian harian, Indonesia masih yang terbanyak dengan laporan lebih dari 1.300 jiwa. Terbanyak kedua ada di Rusia 797 jiwa, Meksiko 761 jiwa, dan Brasil 585 jiwa.
Belum banyak perubahan terkait peringkat negara untuk total kasus Covid-19 terbanyak. Tiga besar masih didominasi Amerika Serikat dengan 38,51 juta kasus, diikuti kedua terbanyak India 32,42 juta kasus, dan Brasil 20,55 juta kasus.
Sementara itu, Indonesia sendiri berada di urutan ke-13 dengan total kasus Covid-19 sebanyak 3,96 juta kasus. Indonesia hanya berada di bawah Italia dengan 4,47 juta kasus dan Iran 4,64 juta kasus.
Panic Buying Masyarakat Vietnam
Rencana Vietnam untuk melarang penduduk Kota Ho Chi Minh meninggalkan rumah mulai Senin (23 Agustus) telah memicu panic buying, alias berebut belanja, di pusat wabah virus corona terburuk itu.
Baca Juga: Nyaris Meninggal, Paru-Paru Deddy Corbuzier Rusak Parah
Masyarakat yang berdesakan di pusat perbelanjaan dinilai telah merusak upaya pemerintah kota untuk menahan wabah Covid-19 yang meningkat.
Dikutip dari Channel News Asia, terjadi antrean panjang di luar pasar. Seluruh barang di rak supermarket Kota Ho Chi Minh telah kosong dibeli masyarakat yang panic buying sejak Sabtu (21/8).
"Kelihatannya kacau. Terlalu banyak orang bergegas keluar untuk membeli makanan dan barang-barang penting untuk hari-hari sulit mereka di masa depan. Saya telah berhasil membeli makanan, karena saya tidak ingin mati kelaparan sebelum mati karena virus corona," kata salah seorang warga bernama Nguyen di Distrik 2 kota tersebut.
Padahal, sebelum memutuskan penutupan kota, Satgas Covid-19 Ho Chi Minh telah memastikan bahwa pasokan makanan akan tetap tersedia selama lockdown.
"Kota ini siap dengan langkah-langkah untuk memasok makanan dan barang-barang penting bagi penduduk," kata wakil kepala satuan tugas virus corona Ho Chi Minh, Phan Van Mai.
Hingga saat ini, vietnam telah mencatat 336.707 kasus infeksi virus corona dan 7.540 kematian. Kota Ho Chi Minh jadi pusat infeksi karena menyumbang kasus positif paling banyak juga 80 persen kematian, menurut kementerian kesehatan.
Berita Terkait
-
Harga BBM Meledak, Driver Online Menyerah: Kerja Seharian Hanya untuk Bensin
-
Timnas Indonesia Disebut Calon Juara Piala AFF 2026 Usai Tampil Garang Lawan Bulgaria
-
Nasib Ranking FIFA Negara ASEAN, Timnas Indonesia Masih di Bawah Tetangga
-
Perang Bikin Minyak Mahal, Vietnam Malah Obral BBM Jadi Belasan Ribu, Bagaimana Indonesia?
-
3 Bintang ASEAN yang Comeback ke Timnas usai Lama Menghilang, Ada Elkan Baggott
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- 5 Sunscreen Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Segala Usia
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- 3 HP Murah Rp1 Jutaan RAM 8 GB April 2026 untuk Multitasking Lancar
Pilihan
-
Banjir Rendam 40 Titik Palembang, Dua Lansia Sakit Tak Berdaya hingga Dievakuasi dari Rumah Terendam
-
Baru 17 Tahun, Siti Khumaerah Sudah Diterima di 5 Kampus Dunia
-
Sidoarjo Mencekam! Tim Jibom Turun Tangan Selidiki Ledakan Maut di Pabrik Baja Waru
-
Siap-siap, Kejari Sleman Beri Sinyal Tersangka Baru Kasus Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Belajar Empati dari Peristiwa Motor Terbakar di SPBU Sriwijaya, Pakai APAR Tidak Perlu Izin
Terkini
-
Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD
-
17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi
-
Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya