Suara.com - Viral di media sosial, seorang dokter yang mengklaim tidak ada penyakit Covid-19. Ia bahkan membuat surat pernyataan terkait klaim tersebut.
Di Twitter, akun media sosial @AdilAdiany menyebut dalam kapasitasnya sebagai dokter, tidak ada sebenarnya penyakit Covid-19.
Berikut petikan lengkap pernyataannya:
Surat Pernyataan
Yang bertanda tangan di bawah ini, atas nama dr. Adiany Adil sebagai salah satu pihak yang berwenang dan berkompeten membuat pernyataan akan Covid-19. Bahwa berdasarkan disiplin ilmu saya yaitu berkenaan dengan profesi dokter, sosok ahli dalam penegakan diagnosis, maka saya dengan tegas dan jelas tetapkan bahwa sejak dahulu hingga detik ini para dokter termasuk saya, tidak pernah tegakkan diagnosis Covid-19.
Bahwa dalam teori dan praktek kedokteran, TIDAK PERNAH ADA DIAGNOSIS Covid-19/CORONA VIRUS DISEASE-19. Dan olehnya itu, pasien Covid-19 itu tidak pernah ada.
Demikianlah surat pernyataan yang saya buat, untuk dipergunakan demi kemashlahatan ummat manusia.
Yang membuat pernyataan
dr Adiany Adil
Surat tertaggal 25 Agustus tersebut memancing reaksi dari netizen. Sebagian besar di antaranya bingung dengan klaim tersebut.
Baca Juga: Karpet Ditempel di Lantai Sampai Satu Tahun, Wujud Ubin Pas Dibuka Jadi Sorotan
"Sori... Kalo kopit itu gk ada... Seumur2 saya baru ngerasain penciuman saya tidak berfungsi selama 3 hari pdhal badan sehat, tdk ada demam batuk pilek dll, suhu badan normal," tulis salah satu netizen.
"Trus orang orang yang meninggal kenapa? Temen temen nakes kami yang meninggal siapa yang tanggung jawab? Kenapa hanya anda, temen temen di bidang anda pada ga setuju dg pernyataan anda apa gimana? Mohon jawab," tulis netizen yang lain.
Dalam cuitan lainnya akun @AdilAdiany mengaku sebagai seorang dokter yang bertugas di Enrekang, Sulawesi Selatan.
Ia bahkan pernah memberikan seminar dengan tema kanker otak.
Berita Terkait
-
Viral! Gegara Hal Ini Polisi Banting dan Seret Wanita Hamil, Suami Korban Ikut Dipukuli
-
Lawan Maling dengan Gunting, Pria Penjaga Kambing Ini Malah Dijebloskan ke Penjara
-
Viral Oknum Hakim Terima Suap Rp1 M, Uangnya Dipakai Buat Main Judol dan Bisnis Umrah
-
Bupati Pandeglang Tuai Kontroversi Usai Lantik Tersangka Kasus Tabrakan Maut Jadi Staf Ahli
-
Viral Game Simulasi Kereta Buatan Indonesia Banjir Pujian di Jepang, Grafis Menawan!
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
Terkini
-
Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI