Suara.com - Payudara yang selalu terasa gatal bisa membuat perempuan tidak nyaman di depan umum. Lalu, apakah payudara sering gatal merupakan kondisi berbahaya?
Laman Hello Sehat mengatakan jika payudara gatal bisa dialami oleh perempuan manapun. Penyebabnya pun bermacam-macam, mulai dari bra yang terlalu ketat hingga perubahan hormon tubuh.
Untuk mengetahui lebih jelas tentang penyebab payudara gatal, simak ulasannya berikut ini:
1. Bra atau pakaian terlalu ketat
Bra atau pakaian terlalu ketat merupakan penyabab utama perempuan bisa mengalami gatal di area payudara.
Hal ini terjadi akibat reaksi alergi contact dermatitis, yang rentan muncul ketika bagian payudara terlalu lembab.
2. Bahan kimia
Bahan-bahan kimia yang ada pada parfum, losion, hingga krim yang Anda gunakan juga bisa memicu gatal-gatal, apalagi jika digunakan di area payudara.
3. Perubahan hormon
Baca Juga: Ingin Payudara Besar dan Kencang Tanpa Operasi
Menstruasi dan kehamilan bisa membuat payudara gatal-gatal. Hal ini terjadi akibat perubahan hormon.
Biasanya, gatal di payudara karena perubahan hormon juga dibarengi dengan pembengkakan dan nyeri ketika ditekan.
4. Jamur
Infeksi jamur di area payudara bisa membuatnya gatal-gatal. Salah satunya, infeksi jamur kandidiasis intertriginosa, yang biasa terjadi di lipatan payudara.
Gejala utama gatal-gatal karena jamur adalah munculnya ruam merah. Untuk pengobatan, Anda bisa menggunakan obat antihistamin dan antijamur.
5. Bekas luka
Bekas luka juga bisa menyebabkan gatal-gatal loh. Salah satunya adalah bekas lupa operasi pada pasien kanker payudara.
Berita Terkait
-
Kenapa Pakai Retinol Perih dan Gatal? Ini 5 Retinol yang Aman untuk Pemula
-
Siti Badriah Ngaku Spontan Jalani Mommy Surgery di Korea Karena Hal Ini!
-
Minder usai Melahirkan, Siti Badriah Operasi Payudara di Korea
-
Sakit Hati Dikatai 'Kendor', Ayu Aulia Implan Payudara Rp95 Juta
-
5 Rekomendasi Krim Mengencangkan Payudara Mulai Rp60 Ribuan, Cocok untuk Ibu setelah Menyusui
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
-
DPR RI Ragukan Misi Damai Board of Peace, Desak Pemerintah Tegas soal Serangan AS-Israel ke Iran
-
Rumahnya Dibombardir AS-Israel, Ayatollah Ali Khamenei Masih Hidup!
Terkini
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia